Palembang vs Malang: Mengadu Biaya Hidup di Kota Pempek dan Kota Pendidikan, Mana Lebih Hemat?
Yandi Triansyah April 01, 2026 08:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Memilih kota untuk meniti karier atau menempuh pendidikan sering kali membentur satu pertimbangan utama biaya hidup. 

Kali ini, kita akan menyandingkan dua kota besar yang memiliki daya tarik luar biasa di wilayahnya masing-masing, yakni Palembang di Sumatera Selatan dan Kota Malang di Jawa Timur.

Palembang, sang ibu kota kuno Kerajaan Sriwijaya, dikenal sebagai pusat ekonomi Sumatera Bagian Selatan. 

Sementara Malang, kota terbesar kedua di Jawa Timur, telah lama menyandang predikat sebagai "Kota Pendidikan" dan destinasi wisata favorit karena kesejukannya.

Baca juga: Palembang vs Sidoarjo: Menimbang Biaya Hidup di Kota Pempek dan Kota Udang

Lantas, jika kantong warga kedua kota ini diadu berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2026, manakah yang lebih ramah bagi dompet?

Kota Malang 

Kota Malang dikenal dengan destinasi wisata hingga kulinernya membuat siapa saja ingin tinggal di sana. 

Namun meski memiliki pemandangan yang indah tapi Kota Malang salah satu daerah dengan pengeluaran relatif tinggi di Jawa Timur. 

Rata-rata pengeluaran per kapita di Kota Malang mencapai Rp 1.890.055 per bulan. 

Terdiri dari untuk makanan sebesar Rp 763.834 per bulan dan bukan makanan sebesar Rp 1.126.221 per bulan. 

Palembang 

Palembang juga merupakan kota dengan biaya hidup tertinggi di Sumatera Selatan. 

Rata-rata pengeluaran per kapita Palembang mencapai Rp 1.879.226 per bulan. 

Terdiri dari untuk makanan sebesar Rp 794.213 per bulan dan bukan makanan Rp 1.085.013 per bulan.

Kesimpulan 

Secara keseluruhan, Palembang sedikit lebih murah dibandingkan Kota Malang dengan selisih yang sangat tipis, yakni sekitar Rp 10.829 per bulan.

Bagi Anda yang mengutamakan penghematan pada sektor tempat tinggal dan kebutuhan jasa, Palembang menawarkan keunggulan. 

Namun, bagi Anda yang mencari biaya makan yang lebih terjangkau, Kota Malang sedikit lebih unggul. 

Pada akhirnya, kedua kota ini menunjukkan bahwa gaya hidup urban di Sumatera dan Jawa kini memiliki standar biaya yang hampir setara.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.