Damri Pangkalpinang Layani Angkutan Lebaran 2026, Penurunan Penumpang Capai 40 Persen
Ajie Gusti Prabowo April 01, 2026 08:50 PM

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Perum Damri Cabang Pangkalpinang mencatat adanya penurunan jumlah penumpang pada momen angkutan Lebaran 2026. Penurunan ini dibandingkan dengan edisi tahun sebelumnya.

General Manager Perum Damri Pangkalpinang, Agus Kuswana menyampaikan, untuk tahun ini pihaknya mengangkut sekitar 1.000 orang dari 10 sampai 29 Maret 2026. Menurutnya, jumlah tersebut menurun sebanyak 40 persen dari penumpang saat periode mudik ataupun arus baik Idulfitri tahun 2025.

"Pada periode yang sama di tahun sebelumnya, Damri Pangkalpinang mampu mengangkut hingga 1.500 penumpang. Dengan realisasi tahun ini yang hanya di angka 1.000 orang, terjadi penurunan sekitar 40 persen," ujar Agus Kuswana, Rabu (1/4).

Agus mengakui, untuk jumlah penumpang paling banyak masih didominasi oleh rute dari Pangkalpinang menuju ke Tanjungkalian, Mentok dengan perolehan hingga 899 orang. "Bahkan pada hari penutupan, dalam sehari kami bisa melayani hingga 100 penumpang. Ini tentu sudah mengalami lonjakan signifikan dibandingkan hari biasa," jelasnya.

Diakuinya, untuk menunjang kelancaran angkutan Lebaran, Damri Pangkalpinang mengoperasikan total 7 armada antar-kota yang terdiri dari enam unit bus besar hiace dan satu unit bus medium. "Dari jumlah itu, yang paling tinggi justru penumpang yang masuk ke Pangkalpinang. Sementara itu, penumpang yang berangkat dari Pangkalpinang menuju Palembang jumlahnya lebih sedikit dibandingkan tahun lalu," katanya.

Dirinya turut memastikan jika seluruh operasional berjalan tanpa kendala berarti. Pihaknya bersyukur dapat mempertahankan standar keselamatan tinggi selama periode sibuk tersebut. "Alhamdulillah, selama kegiatan ini semua lancar. Tidak ada kendala teknis maupun kecelakaan, kita tercatat zero accident," tegasnya.

Rute baru
Perum Damri Cabang Pangkalpinang juga meluncurkan layanan rute baru bagi para penumpang, dari Kota Pangkalpinang menuju Bandar Lampung. Penambahan rute ini merupakan bentuk usaha menghadirkan pilihan transportasi darat yang lebih terintegrasi bagi masyarakat di wilayah Kepulauan Bangka.

Agus Kuswana menyebutkan, dalam pelaksanaannya rute ini terbagi menjadi beberapa sesi, dimulai dari Pangkalpinang menuju Pelabuhan Tanjungkalian untuk menyeberang ke Palembang. Kemudian dilanjutkan perjalanan via jalur darat menuju Bandar Lampung. "Untuk tarif itu, kita dari Pangkalpinang sampai Palembang Rp250 ribu. Kemudian untuk sampai ke Lampung Rp600 ribu," kata Agus Kuswana.

Menurutnya, harga tiket tersebut sudah termasuk biaya penyeberangan kapal, layanan servis serta tarif jalur bebas hambatan atau tol sampai ke Lampung. "Kita sudah full tol, masuk dari Tol Keramasan Palembang dan keluar di Tol Natar atau Kota Baru di Bandar Lampung," ujarnya.

Meskipun layanan ini masih tergolong baru, antusiasme masyarakat tercatat cukup tinggi. Pada masa angkutan Lebaran lalu, tingkat keterisian penumpang (load factor) mencapai 70 persen dari total 25 kapasitas kursi yang tersedia per unitnya. "Kemarin saat momen Lebaran lonjakan penumpang lumayan tinggi. Saat ini kami masih dalam tahap awal dan perdana, sehingga layanan ini akan terus berlanjut," jelasnya.

Namun diakuinya, saat ini operasional Damri rute Pangkalpinang-Lampung memang belum tersedia setiap hari. Untuk sementara waktu, perjalanan hanya dilakukan sebanyak dua kali dalam seminggu. "Kami sedang mengevaluasi timetable serta sistem penjualan tiket secara daring. Ke depannya, penjualan tiket pasti akan dilakukan secara online untuk memudahkan pelanggan," pungkasnya. (w4)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.