Puskesmas Teluk Kepayang Evaluasi Capaian SPM,  Remaja, Ibu Hamil, dan Balita Jadi Prioritas 2026
Hari Widodo April 01, 2026 08:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Puskesmas Teluk Kepayang, Tanahbumbu, Kalimantan Selatan secara terbuka memaparkan sejumlah tantangan dalam mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada Lokakarya Mini Lintas Sektoral Triwulan I Tahun 2026. 

Dalam kegiatan yang berlangsung Senin (30/3/2026) di Aula Puskesmas tersebut, terungkap bahwa layanan bagi remaja, ibu hamil, dan balita masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu ditingkatkan tahun ini.

Kepala Puskesmas Teluk Kepayang, Noralisa, merinci hambatan spesifik pada ketiga sektor tersebut.

 Pada layanan remaja, kendala utama terletak pada rendahnya partisipasi remaja yang tidak bersekolah.

Sementara bagi ibu hamil, tingginya mobilitas pekerja di sektor perusahaan menyebabkan pemeriksaan rutin sesuai standar—termasuk dua kali pemeriksaan USG oleh dokter—sulit terpenuhi. Faktor pernikahan dini juga turut memperlambat pencapaian target.

"Kondisi ini menyebabkan target belum memenuhi Standar Pelayanan Minimal. Hal ini telah kami evaluasi dan ke depan akan terus kami tingkatkan agar optimal," tegas Noralisa.

Selain masalah tersebut, pemantauan balita pasca-imunisasi juga menjadi perhatian serius. Masih ditemukan balita yang tidak rutin ke Posyandu, padahal standar pelayanan mengharuskan penimbangan berkala, pemberian Vitamin A, hingga pengukuran SDIDTK dua kali setahun.

Sebagai langkah konkret, lokakarya ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga forum penyusunan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) 2026 dan Rencana Usulan Kegiatan (RUK) 2027. 

Puskesmas juga mensosialisasikan kembali jenis layanan yang tersedia guna memperkuat sinergi dengan pemerintah desa, kecamatan, dan instansi lintas sektor lainnya demi memastikan peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri Syahrin)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.