Jalur Lintas Palupuh Agam Bisa Dilewati Kembali, Alat Berat Bersihkan Material Longsor 20 Meter
Rahmadi April 01, 2026 10:05 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Akses jalan nasional sudah bisa dilalui kendaraan setelah sempat tertutup longsor di KM 32 Jorong Sariak Laweh, Nagari Nan Limo, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Rabu (1/4/2026).

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Agam, Abdul Ghafur saat dikonfirmasi TribunPadang.com.

Kata Abdul Ghafur, saat ini arus lalu lintas di jalan nasional tersebut sudah bisa dilalui oleh kendaraan pasca lumpuh total Rabu pagi.

"Sekitar 09:30 WIB tadi, akses jalan bisa dilewati kendaraan," ucapnya saat memberikan keterangan.

Sementara, longsor sempat menimbun akses jalan nasional tersebut sekira pukul 06:15 WIB.

BENCANA TANAH LONGSOR- Sebuah alat berat dikerahkan ke lokasi bencana tanah longsor di KM 32 Jorong Sariak Laweh, Nagari Nan Limo, Kecamatan Palupuh, Agam, Rabu (1/4/2026), untuk mengevakuasi material longsor.
BENCANA TANAH LONGSOR- Sebuah alat berat dikerahkan ke lokasi bencana tanah longsor di KM 32 Jorong Sariak Laweh, Nagari Nan Limo, Kecamatan Palupuh, Agam, Rabu (1/4/2026), untuk mengevakuasi material longsor. (Dokumentasi/BPBD Agam)

Baca juga: Pertamina Perkuat Distribusi Energi Sumbagut, Andalkan Mobil Tangki, Kereta dan Kapal Tanker

"Tadi pagi sudah dibersihkan menggunakan alat berat, hingga bisa diakses kembali," tambahnya.

Kejadian tersebut tepatnya terjadi di KM 32 Jorong Sariak Laweh, Nagari Nan Limo, Kecamatan Palupuh sekitar pukul 06:15 WIB.

Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Agam, Abdul Ghafur mengatakan bencana longsor ini dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi di wilayah tersebut.

“Curah hujan cukup tinggi menyebabkan terjadinya tanah longsor di lokasi ini,” ujarnya kepada TribunPadang.com.

Baca juga: Pertamina Pastikan Antrean BBM di SPBU Bukittinggi Normal, Sebut Aktivitas Warga Meningkat

Ia menyebut, material longsor menutupi akses jalan nasional sepanjang kurang lebih 20 meter dengan ketinggian mencapai 1,5 meter.

Akibat bencana tersebut, jalan nasional tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua, empat dan lain sebagainya.

“Material longsor menutup badan jalan sehingga akses transportasi terganggu dan tidak bisa dilewati kendaraan,” katanya.

Informasi bencana longsor ini diterima oleh BPBD Kabupaten Agam pada pukul 08:50 WIB dari Camat Palupuh.

Saat ini, pihak BPBD telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan nagari setempat untuk melakukan pendataan dampak kejadian.

Selain itu, upaya pembersihan material longsor juga telah dikoordinasikan dengan Balai Jalan Nasional.

“Untuk penanganan, kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Balai Jalan Nasional untuk pembersihan material longsor. Di lokasi sudah ada alat berat yang sedang bekerja,” tambahnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.