200 Contoh Sampah Organik dan Non Organik, Arti Sampah Organik, Arti Sampah Non Organik
Nolpitos Hendri April 01, 2026 10:29 PM

Baca juga: 100 Contoh Sampah Organik, Arti Sampah Organik, Apa Itu Sampah Organik, Ciri, Jenis, Pemanfaatan

Baca juga: 100 Contoh Sampah Anorganik, Arti Sampah Anorganik, Apa Itu Sampah Anorganik, Ciri-Jenis-Pengelolaan

Daftar 100 contoh sampah organik itu terdiri dari kategori sisa makanan, buah-buahan, sayuran, daun dan ranting, kertas dan kardus, limbah pertanian dan peternakan .

Daftar 100 contoh sampah non organik itu sering kita temui sehari-hari terdiri dari kategori plastik dan logam serta kaca hingga karet dan material komposit.

Sampah Organik

A. Arti Sampah Organik dan Apa Itu Sampah Organik

Secara bahasa, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sampah organik berasal dari dua kata yakni sampah dan organik.

- Sampah adalah barang atau benda yang dibuang karena tidak terpakai lagi dan sebagainya; kotoran.

- Organik adalah berhubungan dengan atau berasal dari makhluk hidup (hewan atau tumbuhan); mengandung senyawa karbon.

Jadi, secara bahasa, arti sampah organik dan apa itu sampah organik adalah barang atau benda yang dibuang karena tidak terpakai lagi, yang berasal dari makhluk hidup (hewan atau tumbuhan) dan mengandung senyawa karbon.

Secara istilah, arti sampah organik dan apa itu sampah organik adalah jenis sampah yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup, baik tumbuhan, hewan, maupun manusia, dan bersifat mudah terurai secara alami oleh mikroorganisme.

B. Ciri-ciri Sampah Organik

Berikut ciri-ciri sampah organik : 

1. Asal: Berasal dari makhluk hidup (tumbuhan, hewan, manusia).

2. Kemampuan Urai: Mudah terurai secara alami (dekomposisi) menjadi bahan yang lebih kecil dan tidak berbau.

3. Kandungan Air: Ada yang memiliki kandungan air tinggi (organik basah) dan rendah (organik kering).

C. Jenis-jenis Sampah Organik

Berdasarkan kandungan airnya, jenis-jenis sampah organik dibedakan menjadi dua yakni : 

1. Sampah Organik Basah: Memiliki kandungan air yang tinggi. Contohnya: sisa makanan, kulit buah, sayuran busuk.

2. Sampah Organik Kering: Memiliki kandungan air yang rendah. Contohnya: kertas, kayu, ranting pohon, daun kering.

D. Pemanfaatan Sampah Organik

Sampah organik dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat, seperti :

1. Kompos: Hasil pelapukan sampah organik yang dapat digunakan sebagai pupuk.

2. Biogas: Kotoran hewan dan limbah organik lainnya dapat diolah menjadi biogas sebagai sumber energi.

3. Kerajinan Tangan: Beberapa jenis sampah organik kering seperti ranting dan daun dapat dimanfaatkan menjadi kerajinan tangan.

E. Contoh Sampah Organik

Berikut 100 contoh sampah organik dibagi berdasarkan kategori : 

  1. Nasi basi
  2. Sisa sayur sop
  3. Tulang ayam
  4. Kulit telur
  5. Ampas teh
  6. Ampas kopi
  7. Sisa roti
  8. Sisa lauk pauk
  9. Mie sisa
  10. Sisa bubur
  11. Sisa kuah
  12. Biji buah
  13. Bonggol sayur
  14. Jeroan ikan
  15. Kepala udang
  16. Cangkang kepiting
  17. Sisa bumbu dapur
  18. Kulit bawang
  19. Batang serai bekas
  20. Daun salam bekas
  21. Kulit pisang
  22. Kulit jeruk
  23. Kulit apel
  24. Kulit mangga
  25. Kulit semangka
  26. Kulit melon
  27. Kulit nanas
  28. Kulit durian
  29. Biji alpukat
  30. Bonggol nanas
  31. Sisa buah busuk
  32. Daun stroberi
  33. Tangkai buah ceri
  34. Kulit rambutan
  35. Kulit salak
  36. Daun kubis layu
  37. Kulit wortel
  38. Potongan sawi
  39. Daun bayam busuk
  40. Kulit kentang
  41. Rambut jagung
  42. Kulit jagung
  43. Batang kangkung
  44. Daun seledri layu
  45. Kulit timun
  46. Ujung terong
  47. Kulit labu
  48. Sisa buncis
  49. Daun singkong
  50. Kulit petai
  51. Daun gugur
  52. Ranting pohon
  53. Rumput yang dipangkas
  54. Daun kering
  55. Serbuk gergaji
  56. Batang tanaman
  57. Bunga layu
  58. Jerami
  59. Sekam padi
  60. Sabut kelapa
  61. Pelepah pisang
  62. Kulit kayu
  63. Akar tanaman
  64. Lumut
  65. Sampah kebun
  66. Kertas koran bekas
  67. Kardus bekas
  68. Kertas tisu bekas
  69. Kertas bungkus makanan
  70. Amplop surat
  71. Kertas HVS bekas
  72. Kertas buram
  73. Undangan bekas
  74. Brosur bekas
  75. Majalah bekas
  76. Kotoran sapi
  77. Kotoran ayam
  78. Kotoran kambing
  79. Pupuk kandang
  80. Jerami padi
  81. Dedak padi
  82. Ampas tahu
  83. Ampas tempe
  84. Kulit kacang
  85. Batang jagung
  86. Kayu bekas
  87. Kain katun bekas
  88. Benang wol
  89. Bulu hewan
  90. Rambut manusia
  91. Bangkai hewan kecil
  92. Popok bayi (yang mengandung bahan organik)
  93. Tusuk gigi bekas
  94. Korek api bekas (kayunya)
  95. Lilin bekas (dari bahan alami)
  96. Kapas
  97. Tali rami
  98. Sabun mandi alami
  99. Deterjen organik
  100. Minyak goreng bekas (dari tumbuhan)

sampah non organik

A. Arti sampah non organik atau Apa Itu sampah non organik

Secara bahasa, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti sampah non organik atau apa itu sampah non organik berasal dari dua kata yakni sampah dan anorganik.

Sampah adalah barang atau benda yang dibuang karena tidak terpakai lagi dan sebagainya; kotoran.

Anorganik adalah tidak mengandung senyawa organik; tidak berasal dari makhluk hidup.

Jadi, secara bahasa, arti sampah non organik atau apa itu sampah non organik adalah barang atau benda yang dibuang karena tidak terpakai lagi, yang tidak mengandung senyawa organik dan tidak berasal dari makhluk hidup.

Secara istilah, arti sampah non organik atau apa itu sampah non organik adalah jenis sampah yang tidak berasal dari sisa makhluk hidup dan sulit atau bahkan tidak dapat terurai secara alami oleh mikroorganisme.

sampah non organik biasanya merupakan hasil dari proses industri atau kegiatan manusia yang menggunakan bahan-bahan sintetis atau mineral.

B. Ciri-ciri sampah non organik

Berikut ciri-ciri sampah non organik : 

1. Asal: Bukan dari makhluk hidup, melainkan dari proses industri atau sintetik.

2. Kemampuan Urai: Sulit atau tidak dapat terurai secara alami (non-biodegradable).

3. Dampak Lingkungan: Dapat mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik.

C. Jenis-jenis sampah non organik

Berikut jenis-jenis sampah non organik : 

1. Plastik: Botol plastik, kantong plastik, kemasan makanan, mainan plastik, pipa PVC.

2. Logam: Kaleng minuman, besi tua, aluminium foil, kabel, peralatan elektronik.

3. Kaca: Botol kaca, pecahan kaca, jendela kaca.

4. Karet: Ban bekas, karet gelang, sol sepatu.

5. Material Komposit: Bahan bangunan seperti asbes, fiberglass.

D. Pengelolaan sampah non organik

sampah non organik sulit terurai, maka sampah non organik perlu dikelola dengan baik melalui prinsip 3R :

1. Reduce (Kurangi): Mengurangi penggunaan barang-barang yang berpotensi menjadi sampah non organik.

2. Reuse (Gunakan Kembali): Memanfaatkan kembali barang-barang anorganik yang masih bisa digunakan untuk fungsi yang sama atau fungsi lain.

3. Recycle (Daur Ulang): Mengolah sampah non organik menjadi bahan baku baru yang dapat digunakan untuk membuat produk baru.

Dengan pengelolaan yang tepat, sampah non organik dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan bahkan memiliki nilai ekonomi.

E. Contoh sampah non organik

Berikut 100 contoh sampah non organik yang sering kita temui sehari-hari kategori plastik dan logam serta kaca hingga karet dan material komposit :

  1. Botol plastik air mineral
  2. Botol plastik minuman ringan
  3. Botol plastik sampo
  4. Botol plastik sabun cair
  5. Botol plastik deterjen
  6. Gelas plastik sekali pakai
  7. Sendok plastik sekali pakai
  8. Garpu plastik sekali pakai
  9. Pisau plastik sekali pakai
  10. Sedotan plastik
  11. Kantong plastik belanja
  12. Kantong plastik sampah
  13. Bungkus makanan ringan (keripik, snack)
  14. Bungkus permen
  15. Bungkus mie instan
  16. Kemasan deterjen bubuk
  17. Kemasan sabun cuci piring
  18. Ember plastik
  19. Baskom plastik
  20. Mainan plastik yang rusak
  21. CD/DVD bekas
  22. Casing HP bekas
  23. Sikat gigi bekas
  24. Sikat WC bekas
  25. Pulpen bekas
  26. Spidol bekas
  27. Penggaris plastik
  28. Gunting plastik
  29. Jepit rambut plastik
  30. Sisir plastik
  31. Pot bunga plastik
  32. Selang air plastik
  33. Kabel plastik
  34. Isolasi plastik
  35. Lakban plastik
  36. Kaleng minuman ringan
  37. Kaleng susu
  38. Kaleng biskuit
  39. Kaleng cat
  40. Panci bekas
  41. Wajan bekas
  42. Sendok logam
  43. Garpu logam
  44. Pisau logam
  45. Gunting logam
  46. Obeng
  47. Tang
  48. Palu
  49. Kawat
  50. Kabel listrik
  51. Paku
  52. Baut
  53. Mur
  54. Seng
  55. Besi tua
  56. Aluminium foil
  57. Tutup botol logam
  58. Rantai sepeda
  59. Pelek sepeda
  60. Aki bekas
  61. Batrai bekas
  62. Komponen elektronik bekas
  63. Laptop bekas
  64. Handphone bekas
  65. Botol kaca minuman
  66. Botol kaca parfum
  67. Gelas kaca pecah
  68. Piring kaca pecah
  69. Mangkok kaca pecah
  70. Jendela kaca pecah
  71. Kaca spion pecah
  72. Bohlam lampu bekas
  73. Layar TV pecah
  74. Layar komputer pecah
  75. Ban mobil bekas
  76. Ban motor bekas
  77. Ban sepeda bekas
  78. Karet gelang
  79. Sol sepatu karet
  80. Sandal karet
  81. Sarung tangan karet
  82. Balon karet pecah
  83. Kondom bekas
  84. Selang karet
  85. Styrofoam
  86. Kain sintetis (polyester, nylon)
  87. Busa
  88. Asbes
  89. Fiberglass
  90. Keramik pecah
  91. Porselen pecah
  92. Batu bata
  93. Genteng
  94. Tekstil campuran (contoh: pakaian yang mengandung polyester dan katun)
  95. Filter rokok
  96. Pembalut wanita bekas
  97. Popok sekali pakai
  98. Masker sekali pakai
  99. Sarung tangan medis sekali pakai
  100. Alat suntik bekas

Sumber: tribunpekabaru.com, kbbi.web.id, kbbi.co.id

Demikian penjelasan tentang arti sampah non organik atau apa itu sampah non organik dan ciri-ciri sampah non organik serta jenis-jenis sampah non organik hingga pengelolaan sampah non organik dan 100 contoh sampah non organik yang sering kita temui sehari-hari kategori plastik dan logam serta kaca hingga karet dan material komposit .

( Tribunpekanbaru.com / Pitos Punjadi )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.