Inflasi Kabupaten Nunukan Maret 2026 Terkendali, Terendah di Kalimantan Utara
Cornel Dimas Satrio April 02, 2026 12:14 AM

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Inflasi di Kabupaten Nunukan pada Maret 2026 tercatat masih rendah dan terkendali, menjadi yang terendah di Kalimantan Utara.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan mencatat inflasi bulan Maret sebesar 0,53 persen, sementara secara tahunan (year-on-year) mencapai 1,96 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 111,09.

Kepala BPS Nunukan Iskandar Ahmaddien mengatakan, kondisi ini menunjukkan stabilitas harga di daerah tetap terjaga. 

"Inflasi Kabupaten Nunukan pada Maret 2026 masih relatif rendah dan terkendali. Ini menunjukkan harga-harga di daerah tetap stabil, meskipun ada kenaikan pada beberapa kelompok pengeluaran," ujarnya.

Dibandingkan dengan daerah lain, inflasi Nunukan jauh lebih rendah. Inflasi tahunan di Tanjung Selor tercatat 3,06 persen, sementara di Kota Tarakan 3,81 persen.

Menurut BPS Nunukan, kelompok pengeluaran yang paling menyumbang inflasi adalah perawatan pribadi dan jasa lainnya, diikuti makanan, minuman, dan tembakau, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga, serta penyediaan makanan dan minuman/restoran. 

Sementara itu, harga pada kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan justru menurun sehingga memberikan andil negatif terhadap inflasi.

Baca juga: Inflasi Nunukan Februari 2026 Tembus 4,22 Persen, Tarif Listrik Penyumbang Terbesar

Tren inflasi Nunukan sepanjang 2025 relatif stabil di kisaran 1,7–2,2 persen. Awal 2026 sempat meningkat, namun pada Maret kembali turun menjadi 1,96 persen.

"Kondisi ini menjadi sinyal positif bahwa daya beli masyarakat tetap terjaga dan stabilitas ekonomi daerah relatif baik. Namun, kita tetap mewaspadai komoditas yang berkontribusi besar terhadap inflasi, terutama kebutuhan pokok," pungkas Kepala BPS Nunukan.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.