Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kuota SNBP UNS 2026 berpotensi dialihkan ke jalur lain jika peserta yang telah dinyatakan lolos tidak melakukan daftar ulang.
Kebijakan ini disiapkan oleh panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo untuk memastikan kursi kuliah tetap terisi dan memberi peluang bagi calon mahasiswa lain.
Panitia SPMB UNS mengungkapkan, pengalihan kuota akan dilakukan setelah menghitung jumlah kursi kosong dari peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang tidak melakukan daftar ulang.
Kepala Kantor SPMB UNS, Sutarno, menjelaskan bahwa kursi yang tidak terisi tersebut nantinya akan dialihkan ke jalur lain, seperti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun jalur mandiri.
"Kalau nggak daftar ulang nanti di kami kebijakannya adalah diisi dari SNBT. Jadi kuota yang kita ajukan tidak memenuhi karena ada yang tidak daftar ulang maka kursi itu akan ditempati dari SNBT," ungkap Sutarno, Rabu (1/4/2026).
Sutarno menambahkan, praktik pengalihan kuota ini bukan hal baru.
Pada penerimaan mahasiswa baru tahun sebelumnya, terdapat sejumlah kursi dari jalur SNBP yang tidak terisi.
Kursi kosong tersebut kemudian langsung dialihkan ke jalur lain agar tetap optimal dalam proses penerimaan mahasiswa baru di UNS.
Baca juga: Puluhan Siswa Sekolah Favorit di Solo Lolos SNBP 2026, UNS Jadi Kampus Tujuan Utama
Panitia SPMB UNS mengimbau peserta SNBP 2026 yang telah lolos seleksi untuk segera melakukan daftar ulang.
Hal ini penting untuk menghindari kendala teknis yang kerap terjadi di hari-hari terakhir.
"Iya sudah kita atur jadwalnya jadi segera saja melakukan daftar ulang jangan nunggu momen-momen terakhir karena kadang-kadang di momen terakhir langsung berbarengan. Terkadang ada masalah tapi mudah-mudahan enggak jadi mending sudah siap dan langsung daftar ulang," himbau Sutarno.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya mematuhi aturan yang telah ditetapkan panitia tingkat nasional.
"Yang kita harapkan begitu sehingga kita juga enak mereka juga tidak akan kena masalah apa-apa. Permasalahannya dia juga tidak bisa ikut bersaing di ujian tertulis maupun di ujian mandiri juga akan dibatasi Kalau tidak salah," pungkasnya.
(*)