TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi I DPRD Riau menyampaikan aduan masyarakat terkait status tanah di sepanjang Jalan Pekanbaru–Dumai yang diklaim sebagai Barang Milik Negara (BMN) oleh Pertamina Hulu Rokan kepada Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.
Aduan tersebut disampaikan dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung di kediaman Plt Gubernur Riau, Rabu (1/4/2026).
Pertemuan itu dihadiri Ketua Komisi I DPRD Riau, Nur Azmi Hasyim, didampingi Sekretaris Komisi I Amal Fethullah serta anggota lainnya seperti Ayat Cahyadi, Sumardany Zirnata, Andi Darma Taufik, Ade Firmansyah, dan Siti Zulaikha.
Dalam keterangannya, Azmi menyebutkan bahwa kunjungan tersebut bertujuan menyampaikan pengaduan masyarakat terkait klaim BMN, khususnya di ruas Jalan Pekanbaru-Dumai hingga Jalan Jenderal Sudirman di Kota Dumai.
Ia menjelaskan, persoalan ini telah mulai ditindaklanjuti oleh Plt Gubernur Riau dengan menyurati sejumlah kepala daerah, mulai dari Wali Kota Pekanbaru, Wali Kota Dumai, hingga Bupati Siak dan Bengkalis.
"Surat tersebut terkait tindak lanjut hasil rapat audiensi antara Komisi I DPRD Riau, Pemprov Riau, dan pihak PHR mengenai BMN Hulu Migas,"ujarnya.
Menurut Azmi, Pemerintah Provinsi Riau juga telah meminta pemerintah kabupaten/kota untuk memfasilitasi pengumpulan data yang akan disampaikan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), SKK Migas, serta pihak PHR.
Pendataan ini bertujuan untuk memetakan secara jelas mana saja aset BMN yang benar-benar digunakan untuk kegiatan eksplorasi dan produksi migas.
"Jika ada bidang tanah yang tercatat sebagai BMN tetapi tidak digunakan untuk kegiatan migas, maka akan ditindaklanjuti sesuai aturan. Artinya, ada peluang untuk dikembalikan kepada masyarakat,” jelasnya.
Komisi I DPRD Riau bersama Pemprov, lanjut Azmi, berkomitmen mengawal persoalan ini hingga tuntas agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum, khususnya bagi warga yang terdampak di sepanjang Jalan Pekanbaru-Dumai.
“Kami ingin ada kejelasan dan kepastian hukum bagi masyarakat,”ujarnya.
(Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)