TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Aldi Maulana, resmi melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke Polda Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026) sore.
Aksi kekerasan tersebut diduga kuat berkaitan erat dengan aktivitas korban dalam mengawal kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus.
Aldi mendatangi Mapolda Jateng dengan sejumlah luka fisik yang masih membekas, termasuk luka cakar di tangan kiri dan benjol di bagian kepala.
Didampingi sejumlah rekannya, ia langsung diarahkan menuju Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) untuk membuat laporan resmi.
Kronologi: Dihadang dan Diintimidasi di Genuk
Peristiwa kelam tersebut terjadi di wilayah Muktiharjo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, pada Senin (30/3/2026) dini hari.
Saat itu, Aldi yang sedang dalam perjalanan pulang menuju Mranggen, Demak, mendadak dihampiri oleh dua orang tidak dikenal (OTK) berusia sekitar 30-35 tahun.
Baca juga: Kontras dengan Keluhan Jalan Rusak, Pemkot Pekalongan Malah Bangun Proyek Kantor Baru Pascakebakaran
Tanpa basa-basi, para pelaku langsung melontarkan pertanyaan intimidasi terkait peran Aldi dalam memublikasikan kasus pelecehan seksual di kampusnya.
"Mereka tanya, ‘Siapa bekinganmu? Kenapa kamu mengawal kasus itu? Kenapa share-share kasus itu?’," ungkap Aldi menirukan ucapan pelaku saat ditemui di Mapolda Jateng.
Situasi cepat memanas hingga salah satu pelaku melayangkan pukulan ke arah kepala Aldi sebanyak tiga sampai empat kali. Tak hanya kekerasan fisik, pelaku juga memberikan ancaman agar Aldi menghentikan pengawalan kasus tersebut.
Polisi Segera Lakukan Penyelidikan
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengonfirmasi bahwa laporan Aldi Maulana telah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).
"Yang bersangkutan telah membuat laporan di SPKT sebagai dasar dilakukan penyelidikan. Setiap laporan masyarakat tentu akan kami tindak lanjuti jika terdapat unsur pidana," tegas Kombes Pol Artanto.
Tetap Teguh Kawal Kasus Pelecehan
Meski mengalami trauma fisik dan psikis, Aldi menegaskan tidak akan mundur dari komitmennya membela para korban pelecehan seksual di Unissula.
Kasus yang dikawalnya memang tengah menjadi sorotan publik setelah mencuatnya laporan mahasiswi terkait pesan tidak pantas hingga kontak fisik oleh oknum di lingkungan kampus.
Baca juga: Bukan Emas atau Uang, Pasangan di Rembang Ini Pilih Pohon Mangga Sebagai Mahar Pernikahan
"Trauma pasti ada, tapi saya tetap berjuang membela kebenaran. Motifnya biar Polda yang mengungkap," pungkas Aldi sebelum mengikuti proses olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sebagai informasi, pihak kampus Unissula sebelumnya telah merespons isu pelecehan tersebut dengan membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS).
Munculnya insiden penganiayaan Ketua HMI Unissula ini menambah panjang daftar tantangan dalam penyelesaian kasus kekerasan seksual di institusi pendidikan. (rez)