Cukup Kontak 112, TRC Pekanbaru Aman Datang ke Lokasi Kurang Dari Sepuluh Menit
M Iqbal April 01, 2026 11:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, TRIBUN - Seorang pengendara motor dan pengemudi mobil terlibat tabrakan di Jalan Melur, Kota Pekanbaru, Rabu (1/4/2026) petang. Keduanya mengalami kecelakaan karena kehilangan kendali dari arah berlawanan.

Warga di lokasi pun panik melihat pengemudi motor tergeletak tidak berdaya. Seorang warga, Ridho menghubungi Tim Reaksi Cepat (TRC) 112.

Sambungan kontak darurat itu langsung tersambung ke operator. Suara operator terdengar menanyakan detail kejadian dan lokasi. Operator langsung menyampaikan kejadian itu kepada petugas kesehatan sehingga ambulance meluncur.

Kejadian itu menimbulkan kemacetan karena arus kendaraan terganggu pasca kecelakaan. Satu unit ambulance datang memecah kepanikan.

Sejumlah petugas kesehatan turun dari ambulance tersebu. Mereka melakukan evakuasi terhadap korban kecelakaan itu rumah sakit terdekat dari lokasi kejadian.

Begitulah simulasi dalam peluncuran TRC Pekanbaru Aman 112 di kantor pusat, Jalan Melur, Kota Pekanbaru.TRC Pekanbaru Aman
merupakan sistem layanan darurat terpadu melalui nomor tunggal 112.

Layanan ini hadir untuk memberikan rasa aman serta solusi cepat bagi warga yang menghadapi situasi darurat. Ada sejumlah operator siap menerima laporan masyarakat selama 24 jam dari ruang

Mereka juga memantau laporan dari Superapp Pekanbaru. Setiap laporan masuk bisa terlihat di layar berukuran besar dalam ruang operator tersebut.

"Bisa laporkan kejadian kedaruratan, seperti kecelakaan, kebakaran hingga masalah sosial lewat 112. Tim nantinya bakal datang kurang dari sepuluh menit," terang Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho usai peresmian.

​Dirinya menjelaskan bahwa bahwa situasi darurat bisa terjadi kapan saja. Ia menilai
TRC Pekanbaru Aman merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang terintegrasi.

Warga Kota Pekanbaru saat ini memiliki satu nomor untuk semua masalah darurat. Layanan ini melibatkan berbagai instansi mulai dari TNI, Polri, damkar, dinas kesehatan, dinas perhubungan, Satpol PP, dinas sosial, DLHK, BPBD hingga PLN.

​"Cukup tekan 112, teleponnya gratis, dan tim reaksi cepat akan segera turun ke lapangan," ulasnya.

​Agung menambahkan bahwa untuk pengawasan kota ake depan bakal memakai dengan teknologi CCTV terkini. Ia menyebut saat ini telah tersedia 300 titik CCTV.

"Untuk ke depannya akan ditingkatkan menjadi 1000 unit berbasis kecerdasan buatan atau AI, guna mendeteksi potensi gangguan keamanan dan kemacetan secara otomatis," terangnya.

Agung menyampaikan bahwa pada kesempatan itu ada inovasi layanan kesehatan. Ada satu unit mobil dinas pemeirntah kota berupa Toyota Alphard disulap menjadi Ambulans.

Mobil tersebut menjadi mobil Antar Sehat. Ia mengatakan bahwa layanan antar-jemput ini khususk bagi warga kurang mampu yang membutuhkan akses ke fasilitas kesehatan.

"Kami menginstruksikan agar mobil dinas jenis Alphard difungsikan sebagai armada Antar Sehat untuk melayani pasien tidak mampu," jelasnya.

Pada peluncuran itu, Agung menandatangani kerjasama dengan sejumlah pihak seperti
Kodim 0301 Pekanbaru dan Polresta Pekanbaru. Pemerintah kota bekerjasama dalam pelaksanaan program Pekanbaru AMAN.

Mereka juga bekerjasama dengan BPN Pekanbaru tentang peintegrasian data pertanahan. Lalu kerjasama dengan Lapas Kelas II A Pekanbaru dalam penyelenggaraan pembinaan, layanan kesehatan hingga penanganan bencana.

"Kami juga memberikan apresiasi kepada sejumlah rumah sakit yang telah bersinergi dalam layanan kesehatan," tuturnya.

(Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang) 


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.