Dinas Pendidikan Nganjuk Wacanakan Merger SD dan SMP Negeri
Sri Wahyuni April 02, 2026 09:47 AM

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk berwacana melakukan penggabungan atau merger sejumlah SD dan SMP Negeri. 

Langkah ini belum final. Disdik masih merumuskannya. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnoto mengatakan pihaknya sudah menerima petunjuk pelaksanaan merger.

Cuma, hingga kini ihwal merger hanya sebatas wacana saja. 

"Sifatnya masih kerangka, nanti kami paparkan ke pak Bupati," katanya, Rabu (1/4/2026). 

Ia menjelaskan, sejauh ini Disdik telah melakukan pemetaan terhadap wacana merger. 

Dari pemetaan itu muncul beragam pertimbangan. 

Pertimbangan begitu penting, Disdik tak ingin  merger dilaksanakan serampangan. 

"Kami sudah petakan menjadi tiga klasifikasi," jelas Puguh. 

Dia melanjutkan, tiga klasifikasi itu, yakni jumlah siswa, geografis, dan kewilayahan desa. 

Jumlah siswa yang dimaksud indikatornya di di bawah 60 orang. 

Lalu, geografis ditilik dari lokasi atau letak sekolah.

Kemudian, wilayah desa berkenaan jumlah sekolah yang tersedia. 

"Merger harus dipertimbangkan matang. Jangan sampai berdampak pada siswa," ujarnya. 

Baca juga: Hemat Konsumsi BBM, Kepala Dinas Pendidikan Nganjuk Ngonthel ke Kantor

Ia menyatakan, Disdik mengampu satuan pendidikan jenjang Paud, TK, SD, dan SMP. 

Berdasar data, SD negeri berjumlah 573 satuan pendidikan, SD swasta 36 satuan pendidikan, SMP Negeri 54, serta SMP swasta 38 satuan pendidikan. 

"Dari pemetaan itu, 52 satuan pendidikan yang berpotensi merger artinya memenuhi 3 klasifikasi tadi. Sebagian besar SD Negeri. Yang SMP Negeri cuma 1 yang potensi merger. Yakni SMPN 5 kertosono karena jumlahnya hanya 41 siswa. Ini yang potensi untuk merger ke SMPN 4 Kertosono," tutupnya.

(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.