Proses Pemulangan Jenazah Praka Farizal Rhomadhon Rencananya Dimulai Hari Ini dari Ibu Kota Lebanon
Joko Widiyarso April 02, 2026 11:14 AM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jenazah Praka Farizal Rhomadhon rencananya akan dibawa ke salah satu rumah sakit di Beirut, Ibu Kota Lebanon untuk menjalani tahap terakhir repatriasi, pada hari ini Kamis (2/4/2026).

Repatriasi adalah proses pemulangan warga negara, jenazah, atau benda budaya (artefak) dari luar negeri ke negara asalnya. 

Selanjutnya jenazah Praka Farizal akan diterbangkan menuju Istanbul, Turki, kemudian dari Turki akan dikirim ke Bandara Sokarno Hatta.

Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 25/Siwah Komando Distrik Militer (Kodam) Iskandar Muda Aceh, Kolonel (Inf) Dimar Bahtera, mengatakan informasi itu didapat dari tim Satgas UNIFIL di Lebanon.

“Informasi dari Force Commander, kemudian dari Satgas kita, dari Dansatgas yang ada di sana itu informasi terakhir nanti direncanakan hari ini (Kamis),” katanya, Kamis (2/4/2026).

Seusai mendarat di Bandara Soekarno Hatta, nanti direncanakan akan ada prosesi penghormatan kenegaraan.

Baca juga: Video Call Terakhir Orang Tua dengan Praka Farizal Rhomadhon yang Sedianya Pulang Mei 2026 Ini

“Penghormatan akan dilaksanakan di Jakarta. Nanti detailnya akan menyusul tentunya. Kemudian setelah itu baru penerbangan ke Jogja. Kurang lebih seperti itu,” ujarnya.

Menurutnya situasi pemulangan jenazah sangat dinamis sebab kondisinya berada didaerah konflik. Sehingga apa yang disampaikan terkait pemulangan jenazah baru sebatas plan rencana.

“Jadi kalau misalkan jenazah di sana berangkatnya mungkin di hari Kamis, sampai di sini kemungkinan kan selisih perjalanan kan 10 jam, beda waktunya 5. Berarti kurang lebih mundurnya sampai di sini bisa 15 jam hitungannya,” jelas Danbrigif.

Tahapan pemulangan jenazah juga akan berlaku pada dua prajurit lain yang meninggal akibat serangan tentara IDF. 

Butuh tahapan panjang

Sebelumnya, Upaya pemulangan jenazah Praka Farizal Rhomadhon hingga kini masih terus dilakukan.

Jenazahnya direncanakan akan dipulangkan ke tanah kelahiran sekaligus kediamannya di Kulon Progo.

Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 25/Siwah Komando Distrik Militer (Kodam) Iskandar Muda Aceh, Kolonel (Inf) Dimar Bahtera mengatakan jenazah Praka Farizal Rhomadhon saat ini sudah berada di Markas Utama Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon.

"Jenazah sudah disalatkan sekaligus dilakukan penghormatan oleh rekan-rekannya di sana," kata Dimar ditemui di kediaman Praka Farizal di Padukuhan Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo, Selasa (31/03/2026).

Setelah dilakukan penghormatan, jenazah rencananya akan dibawa ke rumah sakit yang ada di Beirut, ibu kota Lebanon.

Jenazah akan dilakukan otopsi sesuai standar dan prosedur dari Pasukan Perdamaian PBB.

Dimar mengatakan ada tahapan cukup panjang untuk bisa memulangkan jenazah Praka Farizal ke Kulon Progo.

Apalagi dengan situasi di Libanon yang sangat dinamis lantaran konflik masih terus terjadi.

"Yang jelas dari informasi yang kami terima, upaya evakuasi masih terus dilakukan," ujarnya.

Menurut Dimar, tahapannya seperti proses repatriasi oleh PBB disertai dengan melengkapi berbagai dokumen sebagai persyaratan.

Setelah terpenuhi, jenazah baru bisa diproses untuk kembali ke Indonesia.

Jenazah kemungkinan akan diterbangkan dari Yordania karena bandara sipil di Libanon ditutup untuk alasan keamanan.

Setelah diterbangkan dan tiba di Jakarta, prosesi penghormatan akan dilakukan pada jenazah di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI).

"Baru setelah itu jenazahnya dibawa kemari, sudah diatur oleh Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan," jelas Dimar.

Meski begitu ia belum bisa memastikan kapan persisnya jenazah Praka Farizal Rhomadhon bisa sampai ke Kulon Progo.

Mengingat situasi yang masih belum stabil di sana.

Namun sudah dipastikan bahwa jenazah Praka Farizal akan dimakamkan di pemakaman umum dekat rumahnya. Pemakaman akan dilakukan secara militer.

"Nanti saya yang akan memimpin upacara pemakamannya," ungkap Dimar.

Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menyatakan pihaknya siap memberikan dukungan untuk almarhum Praka Farizal dan keluarga. Salah satunya terkait penjemputan jenazah.

Ia mengaku sudah berkomunikasi dengan Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0731/Kulon Progo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma.

Menurut kabar terkini, jenazah Praka Farizal masih berada di Libanon dan tengah diupayakan pemulangannya.

"Kami siagakan ambulans untuk membantu proses penjemputan jenazah, entah itu dari Yogyakarta International Airport (YIA) atau Bandara Adisutjipto," kata Ambar ditemui di rumah duka, Selasa siang.

Harapan Sultan HB X

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI asal Kulon Progo yang bertugas di Lebanon, Senin (30/3/2026).

​Meski menyadari sepenuhnya bahwa penugasan di daerah konflik membawa risiko besar, Ngarsa Dalem berharap agar peristiwa tragis ini jangan sampai terulang kembali.

"Yang namanya penugasan itu memang dari awal juga sudah disadari, pasti ada pengorbanan. Jadi, risiko-risiko itu ada," katanya, di Balai Kota Yogyakarta, Selasa (31/3/2026).

Sri Sultan menekankan, setiap prajurit yang dikirim ke daerah konflik sejatinya sudah dibekali pemahaman mengenai konsekuensi terburuk yang bisa terjadi. 

Kendati demikian, secara kemanusiaan, hilangnya nyawa seorang prajurit ketika bertugas tetap menjadi luka bagi keluarga, maupun daerah asalnya.

​"Yang namanya (tugas) di daerah konflik itu konsekuensinya akan jauh lebih mungkin ada korban, daripada tempat yang aman dan nyaman," ungkapnya.

​Lebih lanjut, Ngarsa Dalem memberi desakan tersirat agar pengamanan dan prosedur penugasan di masa depan dapat lebih meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa.

Dirinya berharap, dalam misi-misi berikutnya, jangan sampai ada lagi keluarga di DIY maupun di Indonesia yang harus menerima kabar duka serupa dari medan tugas.

"Harapan saya ini (insiden) yang terakhir, jangan ada korban lagi, kan gitu," pungkas Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat tersebut.

Sebagai informasi, Praka Farizal Rhomadhon merupakan anggota TNI yang tergabung dalam misi perdamaian PBB di Lebanon, di area sarat dinamika konflik bersenjata.

Berdasar kabar terkini, jenazah prajurit berusia 28 tahun ini rencananya akan dipulangkan ke rumah duka di Kulon Progo untuk dimakamkan secara militer. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.