TRIBUNMANADO.CO.ID - MANADO - Stasiun Geofisika Manado Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), resmi mengakhiri peringatan dini tsunami pada Kamis (2/4/2026) pukul 10.56 Wita.
Saat ini kondisi dinyatakan aman untuk beraktivitas.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya.
Keputusan tersebut diambil karena tidak lagi terdeteksi aktivitas tsunami serta gempa susulan yang terjadi menunjukkan tren melemah.
Tsunami hanya terdeteksi 16 menit usai gempat pertama serta sekitar 2 jam sebelum peringatan dini dicabut.
Total gempa susulan yang tercatat mencapai 48 kali dengan kekuatan bervariasi, mulai dari magnitudo Magnitudo 5,5-3,1.
"Iya betul, masyarakat di pesisir sudah boleh beraktivitas normal," tutur Tony.
Selain itu, bagi masyarakat yang ingin mengecek maupun memperbaiki bangunan juga sudah diperbolehkan.
Seiring dengan membaiknya situasi, masyarakat yang berada di wilayah pesisir kini diperbolehkan kembali beraktivitas seperti biasa.
Meski demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan mengikuti informasi resmi apabila terjadi perkembangan lanjutan. (Ara)
Baca juga: Gempa 7,6 Guncang Manado, Oma Deitje Sedang Bersihkan Rica saat Tertimpa Reruntuhan Bangunan GOR