Breaking News : Sopir Truk Tewas Ditikam Pengawas SPBU Punti Kayu Palembang, Gegara Cekcok Isi Solar
Welly Hadinata April 02, 2026 12:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Insiden kekerasan yang berujung maut terjadi di area SPBU 24.301.111 Punti Kayu, Jalan Kolonel H. Burlian KM 7, Kecamatan Sukarami, Palembang Sumsel, Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 03.50 WIB.

Seorang sopir truk berinisial MEP (26) meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di bagian dada kiri.

Peristiwa ini diduga dipicu perselisihan saat pengisian bahan bakar solar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika korban melakukan pengisian solar di SPBU.

Namun, proses pengisian terhenti karena operasional SPBU telah berakhir, sementara korban merasa pengisian belum maksimal.

Hal tersebut memicu cekcok antara korban dengan pengawas SPBU berinisial SI (25).

Situasi kemudian memanas. Korban sempat keluar dari area SPBU dan menunggu di seberang jalan.

Selanjutnya, SI menghubungi rekannya, EPP (22), yang merupakan petugas keamanan setempat, untuk menemui korban.

Saat pertemuan terjadi, korban turun dari kendaraan dan terlibat perkelahian dengan kedua pelaku.

Dalam peristiwa itu, SI diduga melakukan penusukan yang menyebabkan korban mengalami luka fatal.

Korban sempat dilarikan ke RS Myria Palembang, namun dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

Petugas gabungan dari Polrestabes Palembang dan Polsek Sukarami yang tiba di lokasi langsung mengamankan kedua terduga pelaku sekitar pukul 04.30 WIB.

Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pakaian yang digunakan pelaku saat kejadian.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa kedua tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif.

“Dua tersangka telah diamankan. Saat ini kami masih melakukan pencarian senjata tajam yang digunakan serta menganalisis rekaman CCTV untuk memperkuat konstruksi perkara,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan menegaskan komitmen penegakan hukum.

“Kami tidak mentolerir tindak kekerasan, terlebih yang terjadi di ruang publik. Para pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Hingga kini, penyidik masih melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi serta melengkapi alat bukti guna mengungkap secara utuh kronologi dan motif kejadian.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.