Update Dampak Gempa 7,6 SR Guncang Sulut: Daftar Bangunan Rusak, Ratusan Pasien RS Siloam Dievakuasi
Putra Dewangga Candra Seta April 02, 2026 12:32 PM

 

SURYA.co.id – Sulawesi Utara baru saja diguncang gempa dahsyat bermagnitudo 7,6 SR pada Kamis pagi, 2 April 2026, sekitar pukul 06.48 WITA.

Pusat gempa berada di Kota Bitung dan guncangan kuat dirasakan hingga Manado, Minahasa Utara, wilayah Bolaang Mongondow, Gorontalo hingga Ternate.

Guncangan yang dirasakan sangat kuat ini memicu kepanikan warga dan sejumlah kerusakan fisik.

Laporan sementara dari lapangan menunjukkan keretakan pada beberapa fasilitas vital dan bangunan komersial di pusat Kota Manado.

Titik Kerusakan Terparah di Kota Manado dan Sekitarnya

Dikutip SURYA.co.id dari Tribun Manado, sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan akibat guncangan gempa, terutama di Manado dan sekitarnya. 

Warga melaporkan plafon runtuh, dinding retak, hingga perabot rumah tangga rusak akibat guncangan keras yang terjadi.

Daftar bangunan terdampak di Manado dan sekitar:

  • Dinding RS Siloam Manado mengalami retak
  • Plafon Gereja Katolik Paroki Bhky Rumengkor runtuh
  • Gereja Jemaat Imanuel Bitung mengalami kerusakan
  • Rumah warga di Kelurahan Banjer Lingkungan II Manado rusak
  • Gedung olahraga milik KONI Manado mengalami kerusakan
  • Perabot rumah tangga warga rusak akibat guncangan

Saksi mata menyebutkan, saat gempa terjadi, plafon bangunan berjatuhan dan dinding mengalami retakan.

Warga di perumahan padat berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Di kompleks Perumahan Viola Land 2, Matungkas, Minahasa Utara, warga terlihat panik berhamburan keluar rumah saat gempa terjadi.

Sebagian warga berlari tanpa sempat mengenakan pakaian lengkap, bahkan ada yang sambil membawa bayi dan menggendong anak-anak demi menyelamatkan diri.

Pasien RS Siloam Dievakuasi

Gempa bumi yang mengguncang Kota Manado pada Kamis, (2/4/2026) menyebabkan kepanikan di berbagai lokasi, termasuk di Rumah Sakit Siloam. 

Ratusan pasien terpaksa dievakuasi ke luar gedung sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya.

Saat gempa terjadi, suasana di dalam rumah sakit mendadak kacau.

Getaran yang cukup kuat membuat tenaga medis, pasien, dan keluarga pasien panik. 

Petugas dengan sigap langsung melakukan evakuasi untuk memastikan keselamatan semua orang di dalam gedung.

Pasien yang dalam kondisi memungkinkan dipindahkan ke area terbuka di sekitar rumah sakit. 

Sementara itu, pasien dengan kondisi kritis tetap mendapatkan penanganan dengan pengawasan ketat dari tenaga medis.

“Begitu terasa guncangan, kami langsung mengikuti prosedur evakuasi. Prioritas utama adalah keselamatan pasien,” ujar salah satu tenaga kesehatan di lokasi.

Sejumlah keluarga pasien terlihat membantu proses evakuasi dengan membawa kursi roda maupun tempat tidur dorong. Meski situasi sempat menegangkan, proses evakuasi berlangsung relatif tertib.

“Puji Tuhan tidak ada korban jiwa,” ujar Nia, salah keluarga pasien.

Status Fasilitas Publik: Bandara dan Pelabuhan

Selain permukiman dan tempat ibadah, perhatian juga tertuju pada fasilitas publik dan objek vital seperti bandara dan pelabuhan.

Bandara Sam Ratulangi:

  • Operasional Bandara Sam Ratulangi sempat dilakukan pengecekan pasca gempa
  • Pemeriksaan dilakukan pada runway, terminal, dan menara kontrol
  • Sejumlah penerbangan dilaporkan mengalami penundaan sementara (standby) untuk pemeriksaan keselamatan

Pelabuhan Bitung:

  • Aktivitas di Pelabuhan Bitung sempat dihentikan sementara
  • Pemeriksaan dilakukan pada dermaga dan area bongkar muat
  • Aktivitas logistik masih menunggu hasil pemeriksaan struktur pelabuhan

Listrik dan Komunikasi:

  • Sejumlah wilayah dilaporkan sempat mengalami pemadaman listrik
  • Jaringan seluler di beberapa titik mengalami gangguan pasca gempa
  • Petugas masih melakukan pengecekan jaringan listrik dan komunikasi

Poin-poin Laporan Kerusakan Sementara (Per 2 April 2026, 10.00 WITA)

Kota Manado:

RS Siloam Manado retak
Gedung KONI rusak
Rumah warga Banjer rusak
Gereja Katolik Paroki Bhky Rumengkor rusak

Kota Bitung:

Gereja Jemaat Imanuel rusak
Sejumlah bangunan mengalami retak ringan
Air laut sempat naik hingga badan jalan di wilayah Lembeh dan pintu masuk Bitung

Minahasa Utara:

Kepanikan warga di Perumahan Viola Land 2 Matungkas
Air laut di Lihunu sempat naik lalu turun drastis

Wilayah Pesisir:

Air laut naik di Lembeh
Air laut surut ekstrem di Belang

Korban:

Seorang warga dilaporkan meninggal dunia, penyebab masih menunggu konfirmasi resmi

Imbauan BMKG: Waspada Gempa Susulan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Selain itu, sejumlah wilayah di Sulawesi Utara dan Maluku Utara sebelumnya juga sempat mendapatkan peringatan dini tsunami.

Warga diimbau tetap waspada, menjauhi wilayah pesisir, serta mengikuti arahan resmi dari pemerintah dan lembaga terkait untuk menghindari risiko lanjutan.

Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang sudah mengalami retak dan tetap berada di titik kumpul aman.

Hingga Kamis siang, upaya evakuasi dan pendataan kerusakan masih terus berlangsung di berbagai wilayah terdampak gempa di Sulawesi Utara. Petugas masih melakukan pendataan kerusakan bangunan, fasilitas umum, serta korban terdampak.

Pendataan masih bersifat sementara dan dapat bertambah seiring laporan dari lapangan. Kami akan terus memperbarui informasi ini seiring dengan masuknya laporan resmi dari BPBD Sulawesi Utara dan instansi terkait.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.