TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Tofani Zeki Kurniawan (53), warga Kelurahan Gamer, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, tewas tertabrak kereta api saat melintas di perlintasan Kasepuhan, Desa Denasri Kulon, Kecamatan/Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (2/4/2026).
Kecelakaan ini terjadi karena Tofani menerobos palang pintu yang telah turun saat kereta akan melintas.
Saat kejadian, Tofani mengendarai motor Yamaha Xeon bernomor polisi G 3310 MT.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Batang Kota AKP Hozali membenarkan kecelakaan itu.
Baca juga: Bupati Batang Ingin Ada KRL Tujuan KITB: Jadi Solusi Macet dan Ringankan Pekerja
Ia menjelaskan, insiden tertabrak kereta ini terjadi sekiranya pukul 10.12 WIB, saat Kereta Api Sembrani tambahan relasi Jakarta-Surabaya melintas dari arah barat ke timur.
"Di TKP, tadi pagi, sekitar pukul 10.12 WIB, Kereta Api Sembrani Eksekutif menabrak seorang pengendara sepeda motor yang melintas dari arah selatan ke utara."
"Saat itu, palang pintu sudah dalam kondisi tertutup namun korban tetap menerobos melalui celah yang ada," ungkapnya.
Tabrakan keras membuat korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Polisi dan tim identifikasi yang menerima laporan adanya kecelakaan tertabrak kereta ini langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD setempat.
"Ini murni keteledoran pengendara. Petugas palang pintu sudah menjalankan tugas dengan baik," tegasnya.
Sementara itu, penjaga palang pintu, Bowok (33), mengaku telah menutup palang sebelum kereta melintas.
Baca juga: Ada Kabar PPPK Bakal Dihapus di Tengah Wacana Efisiensi Anggaran, Ini Jaminan Bupati Batang
Namun, korban nekat menerobos meski sudah diperingatkan.
"Sudah saya tutup palang pintu tapi dari arah selatan ke utara langsung menerobos."
"Sudah saya panggil-panggil tapi tidak mendengarkan," ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa kejadian pengendara yang nekat menerobos palang pintu kerap terjadi di lokasi tersebut.
"Di sini sering ada yang menerobos," ucapnya. (*)