Hari Kedua, Pencarian 2 Mahasiswi Unila Hanyut di Sungai Wira Garden Diperluas
Reny Fitriani April 02, 2026 01:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Puluhan personel dari kepolisian bersama dengan tim SAR gabungan masih melakukan pencarian 2 mahasiswi Universitas Lampung (Unila) yang hanyut di sungai Wira Garden, Rabu (1/4/2026). 

Kedua korban diketahui bernama Bunga (23), warga Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, dan Fatmawati (23), warga Darul Hufas, Kabupaten Pesawaran.

"Sampai dengan hari kedua ini tim masih mencari keberadaan 2 mahasiswi yang tenggelam tersebut," kata Kapolsek Telukbetung Timur Kompol Toni Apriadi, saat diwawancarai Tribun Lampung via telepon WhatsApp, Kamis (2/4/2026). 

Diteruskannya, proses pencarian dua korban diperluas sampai ke laut.

"Kami cari korban dari aliran air Wira Garden sampai ke Kota Karang dan di laut juga sudah kami cegat juga," ujarnya.

Baca Juga Manajemen Wira Garden Klarifikasi Insiden Dua Mahasiswi Terseret Arus

Sejak kemarin atau hari pertama pasca kejadian, pihaknya dibantu lurah, camat hingga warga.

Personel kepolisian ada sebanyak 40 yang dikerahkan dan tim Sabhara Polda Lampung ada 10 orang dikerahkan.

Tim Basarnas dan BPBD hingga pihak Kecamatan Telukbetung Barat dan Telukbetung Timur saling membantu pencarian. 

Sebelumya, Tim SAR gabungan mencari 2 mahasiswi yang diduga terseret arus sungai Wira Garden Batu Putuk, Kecamatan Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung, Rabu (1/4/2026). 

Kepala Kantor SAR Lampung, Deden Ridwansah yang diwakili oleh Dantim Rescue Santosa mengatakan, pihaknya melakukan pencarian 2 mahasiswi sejauh 1,5 km dari titik lokasi kejadian. 

"Kami dalam operasi pencarian 2 mahasiswi tersebut dibagi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) dengan menyisir sejumlah titik strategis," terang Deden Ridwansah yang diwakili oleh Dantim Rescue, Santosa. 

Tim SAR gabungan mencari korban mulai dari jembatan Sumur Putri, Jembatan PLTD, Jembatan Beton Teluk hingga Jembatan Kota Karang.

"Kami melakukan penyisiran dilakukan hingga radius kurang lebih 1,5 kilometer dari lokasi kejadian," kata Santosa.

Tim yang terlibat diantaranya Basarnas, BPBD Kota Bandar Lampung, Damkarmat, Polresta Bandar Lampung, PMI, Forum Rescue Relawan Lampung (FRRL) dan masyarakat setempat.

Hingga pukul 19.33 WIB bahwa pencarian belum membuahkan hasil. 

Kemudian tim SAR gabungan memutuskan menghentikan sementara operasi pencarian dan akan melanjutkan kembali pada Kamis (2/4/2026) pagi.

Pihaknya melakukan pencarian sesuai rencana operasi hari kedua. 

"Dengan pemantauan tetap dilakukan di sejumlah titik bendungan untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus," kata Santosa. 

Pihaknya menyampaikan bahwa kondisi di lapangan menjadi tantangan tersendiri bagi tim, terutama arus sungai yang masih deras. 

Meskipun debit air mulai surut dan selain itu hujan dengan intensitas ringan yang terjadi di wilayah hulu sungai turut memengaruhi kondisi pencarian. 

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat beraktivitas di sekitar aliran sungai," kata Santosa.

Terutama saat kondisi cuaca tidak menentu yang dapat menyebabkan peningkatan debit air secara tiba-tiba.

Dua korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Bunga (23) yang merupakan warga Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung. 

Sementara Fatmawati (23) merupakan warga Darul Hufas Kabupaten Pesawaran. 

Rekan korban yang selamat yakni Rika Yolanda dan Damayanti. 

Tim SAR gabungan terus berupaya maksimal dalam proses pencarian dengan dukungan peralatan lengkap, termasuk perahu karet, alat selam dan peralatan deteksi bawah air.

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)  

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.