TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Keren banget, Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Kampus Terbaik di Lampung menjadi institusi pendidikan unggul dengan menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta (PTS) yang dipercaya menjadi tim bantuan tenaga ahli dalam Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026.
Keterlibatan strategis ini dikonfirmasi dalam pertemuan di GSG Presisi Mapolda Lampung kemarin, yang dihadiri langsung Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Umum UTI, Dr. Sampurna Dadi Riskiono.
Wakil Rektor UTI, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM., menyambut baik kepercayaan ini. Menurutnya, terpilihnya Teknokrat sebagai satu-satunya PTS membuktikan kampus “Sang Juara” ini memiliki level, kapasitas, dan integritas yang diakui secara nasional.
“Ini adalah bukti nyata kualitas kami dalam memberikan kontribusi konkret bagi pembangunan bangsa, khususnya dalam mencetak personel kepolisian yang berkualitas melalui proses seleksi yang transparan dan berbasis teknologi,” ujar Mahathir.
Sebagai bagian dari tim ahli, Universitas Teknokrat Indonesia akan memberikan kontribusi teknis dan profesional pada berbagai tahapan krusial, di antaranya:
Computer Assisted Test (CAT) Psikologi
Computer Assisted Test (CAT) Akademik
Sidang Menuju Pemeriksaan Kesehatan
Sidang Akhir Kelulusan
Dukungan Terhadap SDGs
Keterlibatan UTI dalam proses seleksi ini juga selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): Menunjukkan kompetensi akademik dan teknologi universitas yang diakui oleh lembaga negara.
SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh): Partisipasi tenaga ahli independen membantu menjamin proses rekrutmen yang adil, transparan, dan akuntabel guna membangun institusi keamanan yang kuat.
SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): Kolaborasi nyata antara dunia pendidikan dan kepolisian dalam meningkatkan standar sumber daya manusia di Indonesia.
Dengan kepercayaan ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus membuktikan dedikasinya melampaui batas akademik demi kemajuan pembangunan nasional.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)