Sopir Angkutan Habiskan Waktu Seharian Antre BBM di Polman, Pendapatan Berkurang
Nurhadi Hasbi April 02, 2026 02:02 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Pendapatan para sopir angkutan umum atau sopir pete-pete di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) berkurang, Kamis (2/4/2026).

Lantaran para sopir menghabiskan waktu seharian untuk antre memperoleh BBM di SPBU Wonomulyo.

Antrean di SPBU Wonomulyo ini tampak cukup padat, memanjang hingga empat kilometer (km).

Barisan mobil angkutan umum atau mobil pete-pete tampak berjejer ikut antre.

Baca juga: Lowongan Pekerjaan Trakindo CAT Terbuka 42 Posisi, Tamatan SMA Sederajat Silakan Daftar

Baca juga: Pembangunan Jembatan Gantung di Tinapu Pasangkayu Dimulai, TNI Libatkan Banyak Pihak

Sopir angkutan, Afdal, mengaku mulai antre sejak pagi, hingga siang hari masih berada di barisan antrean dan belum mendapatkan BBM.

"Setoran tentunya berkurang karena seharian kita habiskan waktu untuk antre, belum jalan cari penumpang," kata Afdal kepada wartawan.

Dia rela antre menunggu lama untuk memperoleh BBM sebelum pergi mencari penumpang.

Lantaran stok tangki BBM angkutan umum miliknya sudah menipis, sementara BBM di tingkat pengecer sulit ditemukan.

Afdal menyebut kondisi ini sudah terjadi selama lima hari terakhir, dengan antrean panjang di SPBU Wonomulyo.

"Kalau dapat ini BBM, dapat saya gunakan selama tiga sampai empat hari, baru mengisi lagi," lanjutnya.

Disebutkan, satu kali mengisi penuh tangki angkutan umum dapat ia gunakan selama tiga sampai empat hari.

Rute yang dia tempuh yakni pulang pergi Wonomulyo-Tinambung untuk mencari penumpang.

Afdal mengaku pendapatan yang ia peroleh berkurang karena waktunya seharian digunakan hanya untuk antre menunggu.

"Kalau kita tidak kuat antre, ya tidak bisa cari penumpang, semoga kondisi ini cepat normal kembali," ungkapnya.

Antrean Panjang di SPBU Picu Dampak Ekonomi Sopir

Kini antrean kendaraan sepanjang 4 kilometer (km) berjejer, mengambil sebagian bahu jalan.

Akibatnya, arus lalu lintas di sepanjang Jl. Andi Depu, Kelurahan Pekkabata, mengalami kemacetan parah.

Tampak personel Patroli Motor (Patmor) Polres Polman ikut mengatur antrean kendaraan.

Membludaknya antrean ini sudah berlangsung selama tiga hari terakhir, namun semakin padat tiap harinya.

Pihak SPBU Pekkabata menyebut stok BBM tiap harinya mencapai 24 ton, serta harganya tidak mengalami perubahan. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.