TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Hingga beberapa jam setelah gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,6 mengguncang Laut Maluku, kondisi di Provinsi Gorontalo dilaporkan masih aman dan terkendali.
Belum ada laporan kerusakan yang masuk dari seluruh wilayah kabupaten/kota.
Informasi ini dihimpun dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Gorontalo yang terus melakukan pemantauan pascagempa.
Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Gorontalo menyampaikan, sejauh ini tidak ditemukan adanya dampak kerusakan yang dilaporkan oleh BPBD di daerah.
"Pasca gempa tadi, belum ada laporan BPBD kabupaten/kota adanya kerusakan," ujar Pegawai Pusdalops BPBD Provinsi Gorontalo.
Secara geografis, posisi Gorontalo yang tidak berada dekat dengan titik pusat gempa menjadi salah satu faktor minimnya dampak kerusakan.
Namun pagi tadi masyarakat Gorontalo dibuat kaget dengan adanya gempa yang cukup besar dalam waktu yg cukup lama.
Wilayah ini diketahui berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Utara yang lebih dekat dengan episentrum gempa di Laut Maluku.
Meski demikian, aktivitas kegempaan masih terus terpantau melalui sistem monitoring BPBD.
Dalam layar pemantauan gempa dan cuaca, sejumlah titik gempa susulan terus muncul dalam beberapa waktu terakhir.
Intensitas gempa susulan bahkan terbilang cukup tinggi. Dalam satu periode pemantauan, tercatat lebih dari 20 titik gempa kecil yang muncul di layar monitor BPBD.
Namun demikian, banyaknya gempa susulan tersebut belum berdampak signifikan terhadap kondisi di Gorontalo.
Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan wilayah Gorontalo tidak masuk dalam daftar daerah yang berstatus siaga tsunami pascagempa tektonik berkekuatan Magnitudo 7,6 di Laut Maluku, Kamis pagi (2/4/2026).
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin Gorontalo, Cucu Kusmayancu, membenarkan adanya peringatan dini tsunami yang dikeluarkan BMKG untuk sejumlah wilayah di Maluku Utara dan Sulawesi Utara.
“Benar sekali,” singkatnya membeberkan informasi.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa Gorontalo tidak termasuk dalam tujuh daerah yang direkomendasikan untuk siaga maupun evakuasi.
Hal ini karena posisi geografis yang dinilai cukup jauh dari pusat gempa.
“Alhamdulillah Gorontalo cukup aman, jarak cukup jauh dari sini,” ujarnya.
Selain itu, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa di wilayah Gorontalo. (*)