Nakita.id-Menjaga kesehatan anak merupakan prioritas utama bagi setiap orang tua, terutama pada masa pertumbuhan yang berlangsung sangat pesat di usia dini. Pada periode ini, berbagai aspek perkembangan anak, mulai dari fisik, kognitif, hingga emosional, sangat dipengaruhi oleh kondisi tubuh yang sehat dan optimal.
Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami faktor-faktor yang berperan dalam mendukung kesehatan si Kecil secara menyeluruh, termasuk memperhatikan sistem tubuh yang sering kali luput dari perhatian, namun memiliki peran besar dalam proses tumbuh kembang anak.
Kesehatan saluran cerna si Kecil merupakan fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang optimal anak agar tetap aktif setiap hari. Sebab, saluran cerna adalah pusat kesehatan holistik, dimana tidak hanya menyerap nutrisi di usus halus, tetapi juga mempengaruhi nafsu makan yang baik, tidur yang berkualitas, suasana hati yang positif, serta menjadi kunci tumbuh kembang si kecil.
Orang tua bisa mengetahui kondisi kesehatan pencernaan anak dengan memantau kondisi feses-nya. Namun, orang tua sering panik dan bingung dengan perubahan bentuk, warna atau tekstur fases pada anak. Padahal, dengan memahami dan mengamati kondisi feses atau pup si Kecil secara teratur bisa menjadi indikator utama pencernaan yang sehat dan langkah awal untuk memastikan tumbuh kembang anak yang baik.
Dokter Spesialis Anak-Konsultan Gastrohepatologi, dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A, Subsp. GH (K) mengatakan, “Kesehatan pencernaan anak harus menjadi perhatian serius dan tidak boleh diremehkan oleh para Ibu. Para ahli kesehatan telah sepakat bahwa saluran cerna merupakan organ yang berperan paling penting dan berkembang pesat pada masa awal kehidupan untuk mendukung tumbuh kembang optimal dan kesehatan holistik si Kecil serta sebagai fondasi kecerdasan anak. Maka dari itu, masa ini merupakan periode emas untuk perkembangan fungsi pencernaan dan maturitas mikrobiota saluran cerna.”
Nutrisi memiliki peran penting untuk mengoptimalkan saluran cerna, jadi pastikan si Kecil mendapatkan nutrisi lengkap dan seimbang.
“Salah satu cara untuk mengoptimalkan dan menjaga kesehatan sistem pencernaan adalah dengan mengonsumsi serat prebiotik, seperti, FOS, GOS dan Inulin yang berperan sebagai makanan utama bagi ratusan triliun mikrobiota pada saluran cerna dari awal kehidupan si Kecil dan menjaga jumlah bakteri baik dalam usus tetap seimbang.
Oleh karena itu, si Kecil perlu diberikan asupan prebiotik yang biasanya banyak terkandung dalam makanan sumber serat seperti buah-buahan, sayur-mayur, kacang-kacangan, serta beberapa jenis sayuran akar seperti umbi-umbian, atau bisa juga bersumber dari nutrisi lain, seperti susu pertumbuhan yang disuplementasi prebiotik untuk anak diatas satu tahun. Dengan asupan nutrisi yang kaya serat prebiotik, kesehatan pencernaan si Kecil dapat terjaga, sehingga mencegah timbulnya masalah gangguan pencernaan seperti konstipasi dan mendukung kebiasaan buang air besar secara teratur," jelas dr. Frieda.
Lebih lanjur dr. Frieda menambahkan, "Selain memastikan asupan nutrisi prebiotik-nya terpenuhi, monitoring pup si Kecil secara rutin juga akan membantu orang tua mengetahui kondisi pencernaan anak dalam kondisi sehat. Sebab, masalah pencernaan pada anak sering kali tidak langsung terlihat, dan perubahan pola buang air besar menjadi salah satu tanda paling awal dan penting dari gangguan kesehatan pencernaan. Oleh karena itu, anak yang secara rutin memiliki pola buang air besar (BAB) yang baik cenderung memiliki nafsu makan yang baik, tidur yang berkualitas, suasana hati yang positif, serta pertumbuhan yang optimal."
Memahami pentingnya asupan serat prebiotik untuk kesehatan pencernaan anak, Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia yang berpengalaman di bidang nutrisi pertumbuhan dan perkembangan anak selama lebih dari 100 tahun, telah menghadirkan berbagai inovasi nutrisi prebiotik yang paling banyak diteliti di dunia.
Medical & Scientific Affairs Director Danone Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK. mengatakan, “Terbaru, inovasi nutrisi 3 serat penting prebiotik FOS, GOS dan Inulin yang telah diteliti dengan lebih dari 40 studi ilmiah dan menghasilkan lebih dari 90 publikasi internasional di lebih dari 10 Negara Asia dan Eropa. Serat prebiotik dengan kombinasi FOS:GOS 1:9 dan Inulin ini telah teruji klinis mampu menjaga kesehatan pencernaan si Kecil sehingga konsistensi feses anak tetap lunak, mendukung kebiasaan BAB menjadi lebih teratur, sehingga si Kecil bebas dari masalah pencernaan seperti konstipasi untuk mendukung tumbuh kembang serta kreativitasnya.”
Sebagai bentuk komitmen untuk menerjemahkan publikasi penelitian terbaru menjadi tools praktis guna mendukung para ibu sepanjang perjalanan pengasuhan mereka dan memastikan kesehatan pencernaan anak, Nutricia Research juga telah mengembangkan model Artificial Intelligence (AI) yang dapat membantu orang tua untuk melakukan monitoring pup dengan lebih mudah.
“Tim Nutricia di Eropa dan Asia sudah mengembangkan tools berbasis teknologi AI pertama di Indonesia yaitu ‘AI Poop Tracker dari Bebeclub’ dengan fitur canggih untuk membantu para orang tua mendeteksi dan memonitor kesehatan pencernaan anak secara mudah di mana saja dan kapan saja, hanya dengan foto feses melalui handphone dan telah teruji memiliki akurasi lebih dari 95%.
Hasil riset ini sudah dipresentasikan dalam forum ilmiah kesehatan pencernaan internasional, seperti The European Society for Paediatric Gastroenterology Hepatology and Nutrition (ESPGHAN), dan sudah dipublikasikan di jurnal ternama The Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition (JPGN) dan Acta Paediatrica. Hasil riset ilmiah tersebut telah menjadi landasan pengembangan tools di Indonesia dan divalidasi oleh dokter anak konsultan gastroenterologi di Indonesia,” tambah dr. Ray.
Sebagai Ahli Pencernaan No.1 dan partner ibu dalam menemani tumbuh kembang si kecil, Bebeclub percaya bahwa anak-anak dapat mencapai potensi optimalnya jika memiliki sistem pencernaan yang sehat. Maka dari itu, memahami bahwa orang tua masa kini semakin mengandalkan teknologi untuk mendukung parenting journey mereka. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Bebeclub telah menghadirkan Bebejourney dengan AI Poop Tracker yang dapat diakses secara gratis dan mudah melalui bit.ly/bebeclub-BebeJourney.
AI Poop Tracker dapat menjadi partner bagi ibu untuk memonitor masalah pencernaan si Kecil dengan cepat dan akurat. Ibu dapat mengunggah foto feses anak dan AI akan menganalisis warna, tekstur, serta frekuensi buang air besar si kecil. AI Poop Tracker berbasis AI dengan 95% akurasi, dan sudah tervalidasi expert, sehingga ibu bisa lebih tenang dan segera berkonsultasi dengan dokter jika diperlukan,” kata Marketing Manager Consumer Value Journey & Customer Relationship Management Danone Specialied Nutrition (SN) Indonesia, Rakhmania Pithaloka.

Dengan visual yang menarik, penjelasan yang mudah dimengerti, dan fitur edukatif, AI Poop Tracker diharapkan dapat mendorong orang tua untuk menjadikan pemantauan kesehatan pencernaan sebagai bagian dari rutinitas harian mereka, karena Bebeclub percaya bahwa buang air besar yang teratur merupakan indikator utama pertumbuhan anak yang baik. Selain itu, setiap menggunakan AI Poop Tracker, Ibu akan mendapatkan materi edukasi kesehatan pencernaan dari Bebeclub yang dapat membantu ibu dalam membesarkan anak yang tumbuh dengan baik.
Ibu dari 2 anak dan Pengguna AI Poop Tracker, Winona Willy menyambut baik hadirnya tools AI Poop Tracker dari Bebeclub.
"Sebagai seorang ibu, saya percaya bahwa kesehatan pencernaan merupakan fondasi penting yang mendukung kestabilan suasana hati, nafsu makan yang sehat, serta konsentrasi optimal si kecil dalam aktivitas sehari-hari. Pemenuhan nutrisi seimbang si Kecil, termasuk prebiotik, juga menjadi perhatian serius saya untuk mendukung kesehatan pencernaan dan memastikan penyerapan nutrisi yang optimal demi pertumbuhan dan perkembangannya secara keseluruhan.
Saya juga secara rutin memantau pup si Kecil dengan mengamati warna, tekstur, dan frekuensi BAB-nya sebagai cara sederhana untuk memantau kesehatan pencernaannya. Dengan adanya AI Poop Tracker, memantau kesehatan pencernaan si Kecil kini menjadi lebih mudah, lebih akurat sehingga bisa membantu saya dalam membangun kebiasaan proaktif untuk jaga kesehatan saluran cerna si kecil dan dapat informasi yang tepat untuk membantu saya memenuhi nutrisi yang tepat bagi tumbuh kembang optimal si Kecil."
“Melalui berbagai inovasi yang dilakukan, kami berharap dapat membantu orang tua menjadi lebih proaktif dalam menjaga kesehatan pencernaan anak setiap hari, tidak hanya saat masalah muncul, serta mendukung tercapainya ‘Good Poop sebagai tanda Good Growth si Kecil’, sebagai bekal terbaik si Kecil untuk tumbuh kembang optimal dan bersinar dari dalam di periode emas masa pertumbuhannya,” tutup Rakhmania Pithaloka.