TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur dikeluhkan warga karena kondisinya rusak berat dan tak terawat.
Tidak hanya karena hampir seluruh anak tangga dan lantai JPO dipenuhi karat, bagian atap JPO yang berfungsi melindungi pejalan kaki dari terik matahari dan hujan kini rusak dan hilang.
Sementara lampu yang terpasang pada JPO Terminal Kampung Rambutan pun tampak sudah rusak, atau tidak lagi berfungsi membantu penerangan bagi pejalan kaki saat malam hari.
Padahal JPO yang berada di area antar kota dalam provinsi (AKDP) Terminal Kampung Rambutan menghubungkan antara halte Transjakarta dengan area park and ride di terminal.
"Dulunya pas JPO masih bagus banyak orang lewat sini, tapi setelah JPO-nya seperti sekarang ibaratnya sudah enggak ada yang lewat," kata warga sekitar, Yuni di Jakarta Timur, Kamis (2/4/2026).
Menurut warga sekitar kerusakan JPO di Terminal Kampung Rambutan ini sudah berlangsung setidaknya dalam tiga tahun terakhir, tapi hingga kini tidak ada perbaikan dilakukan.
Sementara kondisi JPO seiring waktu kian memburuk karena tidak tersentuh perawatan, hal ini membuat para pejalan kaki enggan melintas JPO di Terminal Kampung Rambutan tersebut.
Banyak warga memilih menyeberang di jalur kedatangan dan keberangkatan bus antar kota antar provinsi (AKAP), karena kondisi JPO di Terminal Kampung Rambutan yang rusak.
"Sudah lama rusaknya, saya juga lupa kapan. Pokoknya ya sudah bertahun-tahun rusak, atapnya itu pada terbang karena angin kencang. Jadi banyak yang atapnya bolong-bolong," ujar Yuni.
Atas hal tersebut, warga berharap Pemprov DKI Jakarta lekas melakukan penanganan terhadap JPO di Terminal Kampung Rambutan untuk mencegah hal-hal tidak diinginkan.
Pasalnya meski kondisi JPO di Terminal Kampung Rambutan rusak berat, tidak ada peringatan untuk pejalan kaki yang memandang apakah JPO masih aman digunakan atau tidak.
"Kalau kondisi seperti ini kan enggak jelas ini JPO mau diperbaiki atau justru mau dirobohkan saja? Karena kondisinya sudah jelek, enggak ada yang mau lewat lagi," tutur warga sekitar, Bara.
Dikonfirmasi terkait kondisi JPO, pihak Terminal Kampung Rambutan menyatakan bahwa JPO di area AKDP yang kondisinya rusak tersebut merupakan aset Dinas Bina Marga DKI Jakarta.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain mengatakan berdasarkan informasi sementara JPO pada area AKDP itu rencananya dibongkar Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD).
"Info terakhir itu (JPO aset) milik Bina Marga, dan juga ada info mau di bongkar oleh BPAD," kata Revi.