Laporan Wartawan TribunJatim.com, Febrianto Ramadani
TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Pemerintah Kabupaten Magetan terus mematangkan pengembangan Sirkuit Suryo setelah menerima bantuan keuangan sebesar Rp10 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Bantuan yang digunakan untuk pengembangan sirkuit tahap kedua, diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara simbolis, Minggu (29/3/2026) pukul 15.30 WIB.
Sebagai informasi, Sirkuit Suryo memiliki panjang lintasan 1.030 meter, track lurus sepanjang 210 meter, dan lebar lintasan 8 meter, serta 11 tikungan.
Sirkuit yang berada di Desa/Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, juga telah menjadi tuan rumah, ajang penyelenggaran Gubernur Cup Road Race Kejurprov Putaran I.
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengatakan, dana BKK diprioritaskan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sirkuit, agar berstandar nasional.
Baca juga: Sirkuit Suryo Magetan Dapat Dukungan Rp10 Miliar dari Pemprov Jatim untuk Pengembangan Tahap II
“Mulai dari pengaspalan jalur sirkuit balap, pembangunan tribun, Command Center, lahan parkir hingga mitigasi bencana,” ujar Bupati Nanik, di Ruang Rapat Bupati, Kamis (2/4/2026).
Bunda Nanik, sapaan lekatnya, menambahkan, jika rampung, Sirkuit Suryo dinyatakan siap untuk menggelar Kejuaraan Nasional.
“Kami berkomitmen untuk mendorong percepatan pembangunan dengan melibatkan IMI secara aktif, khususnya dalam aspek teknis agar sesuai standar nasional. Selain itu, proses legalitas lahan juga akan segera diselesaikan,” tuturnya.
Terkait pengelolaan oleh pihak ketiga, Bupati Nanik akan mengkaji lebih lanjut bersama OPD terkait, dengan mempertimbangkan skema kerja sama yang tetap memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebagaimana disampaikan oleh BPKPD.
“Keberadaan Sirkuit Suryo memiliki potensi pasar yang sangat besar di Kabupaten Magetan. Melalui berbagai event balap, mampu menggerakkan sektor ekonomi lokal, mulai dari UMKM, pariwisata, hingga jasa pendukung lainnya,” ucap Bupati Nanik.
Baca juga: Peresmian Sirkuit Suryo Magetan, Gubernur Jatim Khofifah Harap Lahirkan Pebalap Kelas Dunia
Pengurus IMI Jatim, Kiagus Firdaus, menyampaikan sejumlah evaluasi, terdiri dari kebutuhan pelebaran Paddock, karena kapasitas 14 unit saat ini dinilai belum mencukupi, hingga rencana pembangunan gapura pintu selatan.
“Pelibatan IMI penting dalam setiap tahapan pembangunan lanjutan sirkuit. Dari sisi pengelolaan, kami mengusulkan agar sirkuit dikelola oleh pihak ketiga berbadan hukum yang profesional, sehingga penyelenggaraan event dapat lebih optimal,” kata Kiagus.
Skema ini, lanjut dia, juga membuka peluang pemasukan daerah melalui penyewaan lintasan, untuk latihan berbayar maupun kerja sama dengan tim balap.
Ketua IMI Magetan, Risto Vialle, menambahkan, gelaran sebelumnya masih berskala Kejurprov, untuk naik ke level Kejurnas, diperlukan sejumlah peningkatan.
“Peningkatan seperti penambahan Paddock, perbaikan titik aspal yang amblas, serta penyediaan tribun portabel yang fleksibel. Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan stakeholder, diharapkan segera naik kelas,” tandas Risto.