Pasca Lebaran, Harga Cabai di Pasar Langgur Masih Tinggi, Sembako Relatif Stabil
Ode Alfin Risanto April 02, 2026 04:52 PM

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Yusdar Ohoirat

TUAL, TRIBUNAMBON.COM - Hampir dua pekan pasca Lebaran, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, masih belum stabil, 

Berdasarkan pantauan di lapangan Kamis (2/4/2026), harga cabai rawit yang sebelumnya Rp. 180 ribu per kilogram naik menjadi Rp. 220 ribu per kilogram.

Sementara cabai keriting dari Rp. 100 ribu naik menjadi Rp.120 ribu per kilogram.

Baca juga: Efisiensi Anggaran di Malteng, Seleksi Paskibra 2026 ke Provinsi dan Nasional Ditiadakan

Baca juga: 300 Lebih Siswa di Maluku Tengah Ikut Seleksi Paskibra 17 Agustus 2026

Di sisi lain, beberapa komoditas terpantau relatif stabil, seperti tomat di banderol Rp. 30 ribu per kilogram serta bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp. 60 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang, Megi (50), mengatakan meski harga cabai melonjak, penjualan tetap dilakukan secara eceran agar bisa di beli masyarakat.

“Walaupun mahal, beta (Saya)  jual eceran sekitar Rp. 5 ribu sampai Rp. 10 ribu per tumpuk,” ujarnya.

Ia menyebut kenaikan harga cabai dipicu oleh terbatasnya pasokan di pasar.

Sementara itu, pedagang lain, Mila (32), mengungkapkan harga sejumlah bahan pokok seperti beras, tepung, telur, dan minyak goreng masih tergolong normal.

“Kalau dari distributor naik, pasti harga jual juga ikut naik, tapi sejauh ini masih normal,” katanya.

Berikut rincian harga beberapa kebutuhan pokok:

  • Beras Menara Rp. 270 ribu per karung (eceran Rp. 18 ribu/kg)
  • Tepung Kompas Rp. 14 ribu/kg
  • Tepung curah Rp. 12 ribu/kg
  • Minyak goreng Valencia Rp. 110 ribu per jerigen
  • Minyak Bimoli Rp. 120 ribu per jerigen
  • Gula KBA Rp. 20 ribu/kg
  • Telur Rp. 60 ribu per rak (*)


 
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.