Viral Sepasang Remaja Tidur Berpelukan di Mushola Kebumen, Disiram Air dan Dikenakan Wajib Lapor
Muliadi Gani April 02, 2026 04:54 PM

 

PROHABA.CO, KEBUMEN - Sebuah video yang memperlihatkan sepasang remaja tidur dalam kondisi berpelukan di sebuah mushola di kawasan Pantai Logending, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, viral di media sosial.

Peristiwa tersebut melibatkan remaja perempuan berinisial D (18) dan laki-laki berinisial L (20).

Keduanya kemudian dikenai sanksi wajib lapor oleh pihak kepolisian setelah kejadian itu menjadi perhatian publik.

Insiden tersebut terjadi pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Saat itu, warga sekitar mulai curiga ketika melihat dua sepeda motor terparkir di depan mushola yang berada di kawasan wisata tersebut.

Kecurigaan semakin kuat karena lokasi itu kerap dijadikan tempat berkumpul anak-anak muda.

Seorang warga setempat, Darmono, mengaku penasaran dan memutuskan untuk memeriksa kondisi di dalam mushola.

Betapa terkejutnya ia saat menemukan tiga remaja sedang tertidur di dalamnya.

Dua di antaranya, yakni D dan L, terlihat tidur dalam posisi berpelukan, sementara satu remaja lainnya berinisial A tidur terpisah.

Baca juga: Nekat Curi Motor Demi Modal Nikah, Sepasang Kekasih di Tanjungbalai Diringkus Polisi

Mengetahui hal tersebut, warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas yang terdiri dari anggota TNI AL, Polairud, serta penjaga kawasan wisata.

Ketiganya kemudian dibangunkan dengan cara disiram air oleh petugas dan warga yang berada di lokasi.

Setelah dibangunkan, ketiga remaja tersebut diminta untuk membersihkan mushola sebagai bentuk tanggung jawab atas tindakan yang dianggap tidak pantas dilakukan di tempat ibadah.

Selanjutnya, mereka dibawa ke kantor Polairud untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum akhirnya diserahkan ke Polsek Ayah.

Kapolsek Ayah, AKP Diyono, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menjelaskan bahwa ketiga remaja itu hanya bermaksud untuk beristirahat setelah melakukan perjalanan, namun tanpa disadari mereka tertidur di dalam mushola.

“Ketiganya mampir ke mushola untuk istirahat, tetapi kemudian ketiduran,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).

Baca juga: Wagub Aceh Instruksikan Percepatan Pendataan Huntap Korban Bencana

Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengambil langkah pembinaan.

Ketiga remaja tersebut diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan serupa. 

Selain itu, mereka juga dikenai kewajiban untuk melapor secara berkala sebagai bagian dari proses pembinaan.

Pihak keluarga serta perwakilan pemerintah desa setempat juga telah dipanggil untuk hadir dalam proses klarifikasi di kantor polisi.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam membina perilaku remaja.

Lebih lanjut, AKP Diyono menyampaikan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli di sejumlah lokasi rawan, khususnya di kawasan wisata Pantai Logending.

Kerja sama dengan Polairud, TNI AL, serta pengelola wisata juga akan diperkuat guna mencegah kejadian serupa terulang.

Peristiwa ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka.

Pengawasan dan komunikasi yang baik dinilai penting agar remaja tidak terjerumus pada perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Baca juga: Tragedi Kebakaran Jakarta Utara, Lima Korban Ditemukan Meninggal Berpelukan di Lantai Dua

Baca juga: Video Asusila Diduga Libatkan Oknum Polisi Rote Ndao Viral di Medsos

Baca juga: Diduga Lakukan Khalwat, Warga Gerebek Sepasang Non-Muhrim di Konter Pulsa Langsa

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.