Warna Baju Pada Sabtu Suci, Warna Putih Sebagai Simbol Kemenangan dan Kehidupan Baru
Madrosid April 02, 2026 06:27 PM

TRIBUNPOTIANAK.CO.ID - Sabtu Suci dijadikan momen penting untuk pelaksanaan pembaptisan secara besar-besaran. 

Di masa kini, umat Kristiani merayakan malam ini dengan Misa Vigili Paskah yang penuh simbolisme.

Mulai dari penyalaan lilin Paskah sebagai lambang terang Kristus, pembaruan janji baptis, hingga penerimaan anggota baru Gereja melalui baptisan. 

Namun, suasana sepanjang siang Sabtu Suci sangat hening dan syahdu.

Sabtu Suci adalah hari terakhir Pekan Suci, sehari sebelum Minggu Paskah, yang memperingati Yesus Kristus beristirahat di kubur. 

Baca juga: Tentang Warna Liturgi Untuk Pakaian Merayakan Tri Hari Suci : Sabtu Suci Menurut Keuskupan Agung

Sepanjang siang, suasana sangat hening, tanpa Perayaan Ekaristi, hanya sakramen tertentu seperti Tobat atau Pengurapan orang sakit yang dilakukan.

Pertanyaan “Sabtu Suci pakai warna apa?” merujuk pada warna liturgi yang digunakan.

Secara umum, jemaat dianjurkan mengenakan pakaian sopan, sementara warna liturgi resmi Sabtu Suci adalah putih, yang digunakan mulai malam hari saat Misa Vigili Paskah.

Warna putih melambangkan kemurnian, kemenangan, kegembiraan, dan kehidupan baru, mencerminkan kebangkitan Kristus.

Putih juga digunakan pada perayaan besar lainnya, seperti Natal dan Transfigurasi.

Sejarah

Berdasarkan fakta sejarah, masa prapaskah pertama kali dilakukan sejak abad keenam yang sekaligus namanya warna liturgi atau warna yang digunakan dalam acara-acara tertentu dalam Kristen.

Warna liturgi adalah bentuk atau sombil yang digunakan dalam ajaran Kristen.

Fungsi warna dalam liturgi adalah sebagai salah satu penanda kegiatan atau peristiwa gerejawi.

Warna liturgi ini dapat digunakan dalam bentuk aksesoris atau pakaian imam maupun paduan suara yang mengiringi, stola ataupun taplak altar.

Tata warna sendiri didasarkan pada Paus Pius V tahun 1969, dimana terdapat lima warna dasar yang digunakan dalam tata warna liturgi yaitu putih, merah, hijau, ungu, dan hitam.

Warna-warna Liturgi Sepanjang Tahun Selain Putih

  1. Merah: pengorbanan dan Roh Kudus (Pentakosta, martir)
  2. Hijau: harapan dan pertumbuhan (Masa Minggu Biasa)
  3. Ungu: pertobatan dan persiapan spiritual (Masa Prapaskah dan Adven)
  4. Hitam: duka dan kematian (Jumat Agung, pemakaman)
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.