Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Kabupaten Pringsewu mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,44 persen pada 2025, melampaui rata-rata Provinsi Lampung.
Selain pertumbuhan ekonomi yang berada di atas rata-rata provinsi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pringsewu juga tercatat sebesar 74,76 atau lebih tinggi dibandingkan capaian Provinsi Lampung.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak,” ujar Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dalam Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-17 Kabupaten Pringsewu, Kamis (2/4/2026).
Menurut Riyanto, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pembangunan daerah selama ini.
Konsistensi kebijakan pembangunan yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan ekonomi lokal menjadi faktor utama yang mendorong kinerja positif tersebut.
Baca juga: Pemkab Pringsewu Jajaki Kerja Sama Energi Listrik dengan Swasta
Selain itu, angka kemiskinan di Kabupaten Pringsewu juga menunjukkan kondisi yang relatif terkendali, yakni sebesar 7,6 persen.
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional maupun Provinsi Lampung, sehingga mencerminkan adanya perbaikan kesejahteraan masyarakat secara bertahap.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa capaian tersebut tidak membuat pemerintah daerah berpuas diri.
Sejumlah tantangan pembangunan masih harus dihadapi, di antaranya pemerataan ekonomi antarwilayah, penurunan tingkat pengangguran, serta penguatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga tren positif pembangunan melalui berbagai program strategis.
Fokus kebijakan ke depan diarahkan pada peningkatan kualitas SDM yang unggul dan kompetitif, penguatan struktur ekonomi daerah, serta percepatan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Rapat paripurna istimewa ini turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran DPRD, perangkat daerah, instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Pringsewu.
(Tribunlampung.co.id/Oky Indrajaya)