Tak Hanya Bangga, Pemkab HST Siapkan Pembenahan Besar Usai Porprov XII Kalsel
Hari Widodo April 02, 2026 06:46 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Capaian 132 medali yang diraih kontingen Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan 2025 tak hanya menjadi bahan kebanggaan, tetapi juga memunculkan catatan kritis untuk pembenahan ke depan.

Hal itu mengemuka dalam kegiatan halal bihalal bersama atlet dan pelatih yang digelar di Pendopo HST, Rabu, (01/04/2026).

Alih-alih sekadar seremoni apresiasi, agenda tersebut justru menjadi ruang evaluasi menyeluruh terhadap arah pembinaan olahraga daerah.

Bupati HST, Samsul Rizal, menilai perolehan 22 emas, 40 perak, dan 70 perunggu menunjukkan potensi atlet lokal yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Namun, ia menegaskan bahwa capaian tersebut belum cukup jika tidak diiringi peningkatan posisi di klasemen.

“Prestasi ini patut disyukuri, tapi penurunan peringkat harus menjadi alarm bagi kita semua,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan utama bukan hanya pada peningkatan kualitas atlet, tetapi juga pada sistem pembinaan yang dinilai masih perlu diperkuat secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Salah satu isu yang disorot tajam adalah berpindahnya atlet asli daerah untuk membela kabupaten lain.

Fenomena ini, disebut sebagai persoalan serius yang tidak hanya berdampak pada prestasi, tetapi juga menyangkut loyalitas dan identitas daerah.

“Kita tidak bisa menutup mata. Ini harus disikapi bersama dengan sistem pembinaan yang lebih baik dan rasa memiliki yang kuat,” tegasnya.

Samsul Rizal juga menekankan pentingnya pembinaan sejak usia dini yang terstruktur, serta dukungan lintas sektor mulai dari pemerintah daerah hingga organisasi olahraga.

Sementara itu, Ketua KONI HST, Yajid Fahmi, mengakui bahwa capaian pada Porprov sebelumnya masih jauh dari harapan. 

Ia menyebut adanya kelemahan dalam manajemen organisasi hingga kesiapan atlet yang belum optimal menjadi faktor penghambat.

“Masih ada kesenjangan dalam pengelolaan yang berdampak pada performa atlet di lapangan,” katanya.

Ia menambahkan, pembinaan atlet ke depan tidak bisa hanya berfokus pada latihan fisik, tetapi juga harus mencakup aspek gizi, kesehatan mental, serta pemahaman teknis dan regulasi pertandingan.

“Kita butuh pendekatan yang lebih komprehensif agar atlet bisa berkembang secara utuh,” jelasnya.

Halal Bihalal atlet hst13
HALAL BIHALAL- Bupati HST menggelar halal bihalal bersama bersama atlet dan pelatih se-Kabupaten HST.

Ke depan, Pemkab HST bersama KONI berkomitmen melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari struktur organisasi hingga pola pembinaan yang lebih terukur.

Bupati pun optimistis, dengan langkah perbaikan yang konsisten dan kerja sama semua pihak, prestasi olahraga HST bisa kembali meningkat dan bersaing lebih kuat di ajang mendatang.

“Yang kita butuhkan sekarang adalah keseriusan, disiplin, dan kolaborasi. Dari situ, prestasi akan mengikuti,” pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.