Calhaj Lampung Diminta Patuhi Aturan Penerbangan, Maksimal Bawa Uang Tunai Rp 100 Juta
Reny Fitriani April 02, 2026 05:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kanwil Kementrian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Lampung, mengingatkan para calon jemaah haji 2026 agar mematuhi aturan penerbangan internasional sebelum berangkat ke tanah suci.

Kepala Kanwil kemenhaj Lampung, Ansori F Citra mengatakan, sejumlah barang yang dilarang untuk dibawa yakni, benda tajam, bahan radio aktif, hingga larangan membawa uang tunai melebihi Rp 100 juta.

"Terkait dengan aturan penerbangan. Secara umum yang tidak boleh dibawa tentu senjata tajam, senjata api, bahan radioaktif, gas, dan sejenisnya. Termasuk juga jemaah kita dilarang membawa uang lebih dari Rp 100 juta di dalam koper," ujar Ansori, Kamis (2/4/2026).

Disinggung mengenai kondisi penginapan dan transportasi bagi jemaah selama berada di tanah suci, Ansori menjelaskan bahwa hal tersebut sepenuhnya dikoordinasikan oleh pemerintah pusat.

Ia menegaskan saat ini pejabat pusat tengah berada di Arab Saudi untuk melakukan peninjauan akhir agar jemaah mendapatkan fasilitas terbaik.

Baca Juga 5.869 Calhaj Lampung Siap Berangkat ke Tanah Suci, Masuk Asrama Mulai 25 April 2026

"Persiapan di Arab Saudi sedang berjalan. Saat ini Pak Wakil Menteri dan juga Pak Dirjen PHU (Penyelenggaraan Haji dan Umrah) sedang berada di Arab Saudi untuk mematangkan kesiapan-kesiapan akhir," jelasnya.

"Tapi informasi terbaru yang kami terima, seluruh kontrak-kontrak layanan untuk akomodasi dan transportasi sudah selesai dilaksanakan oleh pusat," pungkasnya.

Terkait layanan bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas (difabel), Ansori menururkan mereka akan tetap mendapatkan perhatian khusus melalui program Haji Ramah Lansia.

"Kami tetap menerapkan konsep ramah lansia dan difabel. Kami menyiagakan petugas-petugas khusus sejak di tanah air hingga di tanah suci nanti," kata dia

Di Tanah suci, Ansori menuturkan juga tersedia layanan murur (melintas) bagi lansia agar memudahkan pergerakan mereka.

"Mudah-mudahan jemaah lansia kita bisa terlayani dengan baik dan bisa beribadah secara maksimal," tambahnya.

Lebih lanjut, Ansori menuturkan tahun ini terdapat 5.869 jemaah haji dari Lampung yang terbagi menjadi 13 kloter penuh dan 1 kloter gabungan dengan DKI Jakarta.

"Pemberangkatan perdana akan diawali 445 jemaah asal Kota Bandar Lampung (Kloter 7 JKG) yang dijadwalkan masuk asrama mulai 25 April," jelasnya.

"Untuk 13 kloter penuh akan terbang menggunakan maskapai Saudi Arabia Airlines, sementara sisa 136 jemaah di kloter 14 (kloter 31 secara nasional) akan bergabung dengan jemaah asal DKI Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.