Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Kejuaraan Sirkuit Bulu Tangkis Kapolres Ciamis Cibapa (Ciamis, Banjar, Pangandaran) ke-2 tahun 2026 berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta.
Kegiatan tersebut berlangsung di Sport Center Tathya Dharaka Akpol 2005 Polres Ciamis, Kamis (2/4/2026) dan akan berlangsung selama dua hari hingga Jumat (3/4/2026).
Sebanyak 105 atlet ambil bagian dalam ajang ini, mulai dari kategori usia anak-anak hingga 17 tahun.
Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu upaya pembinaan atlet sejak usia dini agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Harapan kita dari pemerintah daerah, lahir atlet nasional yang bisa mengharumkan nama Indonesia, khususnya dari Ciamis, Banjar, dan Pangandaran,” ujarnya.
Baca juga: Bupati Herdiat Soroti Antisipasi El Nino Godzilla hingga Dampak Krisis Global di Rakor Pemkab Ciamis
Ia menambahkan, sirkuit bulu tangkis ini merupakan agenda berkelanjutan yang akan digelar setiap tahun secara bergilir di sejumlah daerah.
Setelah sebelumnya dilaksanakan di Banjar, tahun ini digelar di Ciamis dan selanjutnya direncanakan berlangsung di Pangandaran.
Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan event menjadi kunci dalam mengasah kemampuan, skill, serta mental bertanding para atlet muda.
Selain itu, kehadiran fasilitas olahraga seperti Sport Center dinilai sangat mendukung pembinaan atlet.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, termasuk untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak seperti PBSI dan cabang olahraga lainnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Ciamis, Dian Budiyana, mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan tersebut sebagai bentuk sinergi antara Polres dan pemerintah daerah dalam membangun sektor olahraga.
Ia menilai, keberadaan Sport Center Tathya Dharaka Akpol 2025 yang representatif menjadi salah satu yang terbaik di wilayah Jawa Barat dan mampu mendorong peningkatan prestasi atlet daerah.
“Ini sangat membantu dalam akselerasi pembinaan atlet. Harapannya bisa melahirkan atlet potensial yang tidak hanya berprestasi di tingkat kabupaten dan provinsi, tapi juga nasional hingga internasional,” katanya.
Dian juga mengungkapkan, potensi atlet di Kabupaten Ciamis cukup besar. Namun, masih terdapat tantangan, salah satunya adanya atlet potensial yang justru membela daerah lain.
Meski demikian, pihaknya optimistis melalui event seperti sirkuit bulu tangkis ini, proses pembibitan dan pengembangan atlet dapat berjalan lebih maksimal.
“Ajang ini menjadi sarana pembinaan jangka panjang. Kita siapkan dari sekarang, sehingga 5 sampai 10 tahun ke depan akan muncul atlet-atlet unggulan dari Ciamis,” pungkasnya.(*)