Laporan Wartawan TribunJabar.id, Nazmi Abdurahman
TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Daniel Mutaqien Syafiuddin terpilih sebagai Ketua DPD Golkar Jawa Barat, dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Jabar ke-XI, di Trans Luxury Hotel Bandung, Kamis (2/4/2026) malam.
Ketua Steering Committee (SC) Musda Golkar Jabar, Yomanius Untung, mengatakan bahwa Daniel terpilih secara aklamasi setelah kandidat lainnya, Ahmad Hidayat mengundurkan diri dalam pencalonan.
"Betul, sudah terpilih aklamasi," ujar Yomanius Untung, Kamis (2/4/2026).
Daniel sendiri maju dalam pencalonan Ketua DPD Golkar Jabar dengan dukungan 22 DPD Golkar Kabupaten/Kota dan enam organisasi sayap partai.
Daniel pun menyatakan siap melanjutkan capaian positif Ketua DPD Golkar periode sebelumnya, Ace Hasan Syadzily yang berhasil menaikkan kursi dari 14 ke 16 kursi DPR RI, dari 17 ke 19 kursi DPRD Provinsi, dan dari 194 ke 207 kursi DPRD Kabupaten/Kota.
"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh ketua DPD dan organisasi dan yang utama ketika semua berjalan baik, lancar dan Musda ini terpilih, insyaallah saya terpilih sebagai ketua yang pasti saya akan melanjutkan hal-hal baik yang dilakukan pak ketua Ace," ujar Daniel.
Baca juga: Pemuda Masih Rendah Berpartisipasi dalam Politik, Golkar Jabar Dorong Literasi Aktif
Baca juga: Pesan Ace Hasan Syadzily di Subang: Target Golkar Menang 15 Kursi di 2029
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham, memastikan bahwa Golkar berkomitmen penuh dalam mengawal setiap program dan kebijakan dari pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Dikatakan Idrus, keputusan musyawarah Nasional (Munas) menyatakan bahwa secara politik Golkar mendukung penuh pemerintah Prabowo.
"Secara politik sudah selesai, itu adalah keputusan Munas," ujar Idrus, seusai membuka Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Jabar, Kamis (2/4/2026).
Golkar, kata dia, bahkan berada di garda terdepan dalam merumuskan sekaligus mengawal kebijakan strategis pemerintah, mulai dari ketahanan energi, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan UMKM dan penguatan koperasi.
Menurutnya, arah kebijakan tersebut bertujuan menjadikan masyarakat, terutama di pedesaan dan kelompok kurang mampu, sebagai pelaku utama pembangunan.
"Dengan begitu, kesenjangan sosial bisa ditekan, disparitas kota-desa berkurang, dan lahir pelaku ekonomi baru," katanya.
Idrus juga mengingatkan seluruh kader Golkar agar aktif menjelaskan kebijakan pemerintah kepada publik, sekaligus meredam keresahan masyarakat, termasuk terkait isu-isu sensitif seperti BBM.
"Jangan sampai ada kepanikan di tengah masyarakat. Kader Golkar harus hadir sebagai penjelas sekaligus penenang," ucapnya.
Selain itu, Idrus juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan politik yang sehat dengan partai lain. Golkar, kata dia, memandang partai-partai seperti Gerindra, PAN, NasDem, PKB, Demokrat, hingga PDIP sebagai mitra strategis, bukan lawan.
"Tidak boleh ada sekat. Semua harus terbuka demi kepentingan bangsa," katanya.
Secara internal, Idrus menyebut Jawa Barat sebagai wilayah prioritas bagi Partai Golkar. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPD Partai Golkar Jabar Ace Hasan Syadzily atas capaian signifikan pada Pemilu 2024.
Musda, kata dia, bukan sekadar ajang perebutan kursi kepemimpinan, melainkan momentum membangun komitmen kolektif untuk membesarkan partai.
"Golkar harus dibangun untuk rakyat, bukan sekadar dikuasai. Semakin bermanfaat bagi masyarakat, semakin dicintai," katanya.
Sebelum Musda, Daniel Muttaqin menjadi orang pertama yang resmi menyerah berkas pendaftaran calon Ketua DPD Golkar Jabar.
Daniel datang didampingi istri serta 19 Ketua DPD II Golkar Kabupaten/Kota dan enam organisasi dari yang mendirikan, didirikan, dan juga organisasi sayap Golkar ke Kantor Jabar, di Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 14.25 WIB.
Rombongan Daniel, dipimpin oleh Edwin Senjaya, Ketua DPD Golkar Kota Bandung sekaligus koordinator DPD II yang mendukung Daniel dalam pencalonan Ketua DPD Golkar Jabar.
Rombongan Daniel diterima langsung oleh tim panitia, dipimpin oleh Yomanius Untung, sebagai Ketua SC Musda Golkar Jabar ke-IX.
Dikatakan Daniel, alasan utama yang membuat dirinya mantap mengikuti pemilihan Ketua DPD Golkar Jabar karena dukungan dari DPD II serta perjalanan politiknya di Golkar Jabar.
Pada kepengurusan sebelumnya, Daniel menjabat sebagai ketua harian, mendampingi Ketua DPD Golkar Jabar, Tubagus Ace Hasan Syadzily.
"Pertama, dorongannya karena saya memang selama satu periode ini sudah terlibat di kepengurusan DPD Golkar Provinsi Jawa Barat dan ketika mendapatkan dukungan dari teman-teman DPD tingkat II, itu yang menambah keyakinan saya untuk untuk bisa mengikuti kontestasi pemilihan ketua di Partai Golkar Jabar," ujar Daniel.
Daniel pun mengaku memiliki visi yang sama dengan para pendukungnya, untuk membawa Golkar menjadi partai pemenang di Pileg, Pilkada dan Pilpres nanti.
"Jadi tidak ada yang sulit, tidak ada yang susah ketika saya sampai saat ini, hadir di sini itu mendapatkan 22 dukungan, surat dukungan, kemudian dari organisasi-organisasi yang berafiliasi Partai Golkar lainnya," katanya.
Edwin Senjaya, mewakili DPD II Golkar, mengatakan bahwa Daniel sudah mengantongi 22 dukungan dari DPD Kabupaten/Kota bersama enam organisasi dari yang mendirikan, didirikan, dan juga organisasi sayap Golkar.
"Seluruh dokumen, berkas-berkas yang diperlukan, sudah diterima dengan baik oleh panitia, selanjutnya nanti akan dilakukan verifikasi bersama-sama dengan tim dari DPP," ujar Edwin.
Dari 22 dukungan tersebut, kata Edwin, 19 diantaranya sudah disertai para ketua dan sekretarisnya hadir langsung mendampingi pendaftaran, termasuk enam organisasi, dua organisasi yang mendirikan, tiga dari organisasi yang didirikan, dan satu dari organisasi sayap Golkar.
"Kemudian ada tiga surat dukungan dari tiga kabupaten/kota yang kebetulan tidak didampingi oleh ketua dan sekretarisnya. Kami memiliki optimisme bahwa sebetulnya apa yang kami tunjukkan di sini ini sudah memenuhi ketentuan 50 persen plus satu," katanya.
Menurutnya, alasan DPD II memberikan dukungan kepada Daniel karena rekam jejaknya. Sebagai kader muda, Daniel dinilai memiliki pengalaman panjang. Baik, sebagai anggota DPR-RI, ketua DPD Kabupaten Indramayu, da ketua harian di DPD Golkar Jawa Barat.
"Sehingga, kami yakin dan percaya bahwa beliau akan menjadi pemimpin yang baik," ucapnya.
Sementara itu, dukungan juga diberikan oleh Ketua DPD Golkar Purwakarta, Anne Ratna Mustika yang turut hadir dalam penyerahan berkas pendaftaran Daniel sebagai calon Ketua DPD Golkar Jabar.
"Kami mempunyai spirit yang sama dan sudah mengenal Kang Daniel Mutaqien dalam satu periode ini. Bagaimana beliau ini betul-betul sangat itu mendukung seluruh program program perempuan. Jadi kita betul-betul mempunyai spirit yang sama untuk mendukung beliau sebagai ketua Partai Golkar Provinsi Jawa Barat," ujar Ane.

