Walikota Samarinda Andi Harun Yakin Pengalaman Sekda Baru Bisa Jawab Tantangan Fiskal
Miftah Aulia Anggraini April 02, 2026 11:19 PM

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA — Walikota Samarinda Andi Harun optimistis pengalaman panjang Neneng Chamilia Santi di birokrasi mampu menjawab tantangan fiskal yang tengah dihadapi Pemerintah Kota Samarinda pada 2026.

Keyakinan tersebut disampaikannya usai resmi melantik Neneng sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Kamis (2/4/2026), di Rumah Jabatan Wali Kota di Jalan S Parman.

“Ya karena keadaan fiskal kita di tahun 2026 ini mengalami penurunan,” tegasnya.

Meski demikian, Andi Harun menilai latar belakang Neneng Chamilia Santi, termasuk pengalamannya di Inspektorat, menjadi modal penting untuk menghadapi situasi tersebut.

Baca juga: Walikota Andi Harun Tunjuk Neneng Chamilia Santi Jadi Sekda Samarinda

“Tetapi kami percaya bahwa Sekretaris Daerah yang baru dengan pengalaman panjang ya, pernah di inspektorat terutama sudah menghadapi situasi kondisi fiskal yang seperti ini, sehingga dalam beberapa bulan ke depan beliau tidak memerlukan waktu yang lama untuk memahami keadaannya penuh tantangan itu,” ujarnya.

Ia menegaskan, Sekretaris Daerah memiliki peran strategis dalam memastikan jalannya pemerintahan dan pembangunan tetap optimal, sekaligus mengonsolidasikan seluruh program agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Berapa arahan tadi telah saya sampaikan bagaimana beliau menjadi Sekretaris Daerah yang melanjutkan proses pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan serta mewujudkan birokrasi pemerintahan Kota Samarinda yang berintegritas dan membantu mengkonsolidasi semua program pembangunan agar menghasilkan dampak manfaat bagi masyarakat Kota Samarinda,” katanya.

Selain pelantikan Sekretaris Daerah, Pemkot Samarinda juga merangkaikan agenda tersebut dengan pengukuhan jabatan fungsional serta kepala sekolah di lingkungan pemerintah kota.

Baca juga: Sosok Neneng Chamilia Santi, Perjalanan 24 Tahun hingga Jadi Sekda Samarinda

Di sisi lain, Andi Harun mengungkapkan bahwa sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT) masih kosong dan akan segera diisi dalam waktu dekat.

“Dalam hal ini Kepala Dinas, ada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, ada Kepala Dinas Perkim, ada Inspektorat, ada Asisten Satu, Sekretaris Dewan dan ada beberapa yang lain lagi yang segera memang juga harus kita isi,” ungkapnya.

Untuk pengisian jabatan tersebut, Pemkot Samarinda akan menggunakan dua pendekatan, yakni rotasi jabatan serta penerapan manajemen talenta berbasis sistem merit.

“Jika memungkinkan dilakukan pergeseran, akan kita lakukan juga pergeseran. Itu dalam rangka penyegaran tugas-tugas. Karena beberapa di antaranya memang sudah cukup waktunya untuk dilakukan penyegaran,” ujarnya.

Baca juga: Tahap Akhir Seleksi Sekda Samarinda, Kepala Bapenda Ananta Fathurrozi Ceritakan Pengalaman Birokrasi

Sementara itu, jabatan yang belum terisi akan diisi melalui mekanisme manajemen talenta guna memastikan kualitas birokrasi tetap terjaga dan pelayanan publik dapat berjalan optimal.

“Jadi selebihnya yang lain akan kita pakai manajemen talenta terhadap jabatan-jabatan yang memang belum terisi. Semuanya diarahkan untuk mengoptimalkan pelayanan publik,” pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.