Jakarta (ANTARA) - Mantan juara kelas bantam (53,5kg) World Boxing Organization (WBO) Oriental dan kelas super bantam (55, 3kg) International Boxing Federation (IBF) Inter-Continental Sam Goodman mengincar kesempatan lain untuk merebut gelar juara dunia pertamanya.

"Ini semua tentang terus maju untuk mendapatkan kesempatan lain (merebut gelar juara dunia), mengalahkan orang ini pasti akan mewujudkannya," kata Sam Goodman dalam laman resmi The Ring yang dipantau di Jakarta, Jumat.

Goodman akan menghadapi Rodrigo Ruiz asal Argentina di kelas super bantam di WIN Entertainment Centre di Wollongong, Australia, pada 5 April mendatang.

Petinju Australia itu mengatakan bahwa Ruiz merupakan seorang petarung yang bagus dan akan menjadi tantangan yang berbeda baginya. Namun, ia yakin dapat mengunggulinya.

Pertandingan itu akan menandai penampilan pertama Goodman di kandang sendiri sejak mengalahkan Thachtana Luangphon melalui keputusan 12 ronde di tempat yang sama pada Juli 2024.

Bagi Goodman, tujuannya sekarang adalah untuk mendapatkan kesempatan merebut gelar di kelas berat yang lebih sesuai dengan kemampuannya.

Goodman pernah dua kali hampir juara dunia tak terkalahkan Naoya Inoue yaitu pada Desember 2024 dan Januari 2025, sebelum luka saat latihan tanding mencegah pertahanan wajib tersebut terjadi.

Ia kemudian naik ke kelas bulu (57,2kg), dan gagal menantang pemegang gelar saat itu dalam pertarungan sengit 12 ronde pada Agustus lalu.

Kini, dengan membawa rekor 21 kemenangan (delapan KO) dan satu kekalahan, Goodman bertekad mengatasi Ruiz untuk mengincar kesempatan lain menghadapi juara dunia kelas bantam super Naoya Inoue yang memegang sabuk juara WBA, WBC, IBF, dan WBO.

"Saya sangat antusias dengan kesempatan ini dan akan memanfaatkannya sebaik mungkin. Tidak ada keraguan sedikit pun, saya akan memenangkan pertarungan ini dan mengangkat tangan saya sebagai pemenang," katanya.

Petinju berusia 27 tahun itu tidak terlalu mempermasalahkan siapa lawannya, asalkan ia mendapatkan kesempatan untuk memperebutkan gelar juara.

"Semua itu di luar kendali saya; kita akan mengatasi masalah itu nanti," katanya. "

Baginya, hal terpenting saat ini adalah menempatkan diri pada posisi untuk menghadapi apa pun yang harus dihadapi ketika saatnya tiba.

Meski demikian, Ruiz bukan lawan yang mudah dengan rekor karena baru menelan satu kekalahan dari 24 pertandingan dan telah mencetak 17 kemenangan KO.

Ruiz telah menjadi petinju profesional selama lima tahun. Petinju berusia 25 tahun ini memenangkan 22 pertarungan pertamanya, meraih gelar kontinental pada Juli 2022 sebelum melakukan sembilan kali mempertahankan gelar dan terus membangun momentum.

Ia mengalami kekalahan pertama dalam kariernya saat meninggalkan tanah kelahirannya untuk pertama kalinya, dikalahkan berdasarkan poin dalam 10 ronde oleh Mukhammad Shekhov pada Juli 2025, tetapi sejak itu ia kembali meraih kemenangan.