Angin Puting Beliung Terjang Tiga Kecamatan di Tapin, Rumah Warga Rusak hingga Fasilitas Umum Roboh
Ratino Taufik April 03, 2026 10:52 AM

Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Kamis (2/4/2026) sore sekitar pukul 15.55 Wita.

Berdasarkan laporan sementara Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Tapin, bencana tersebut terjadi di beberapa titik dan mengakibatkan kerusakan bangunan milik warga hingga fasilitas umum. 

Di Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara, angin kencang merusak sebagian bangunan semi permanen di kawasan Kantor Mal Pelayanan Publik. 

Sementara itu di Desa Timbung RT 02 RW 01, Kecamatan Bungur, dampak angin puting beliung menyebabkan atap teras bangunan PAUD roboh.

Kerusakan lebih parah terjadi di Dusun Sungai Kandang, Desa Sungai Rutas, Kecamatan Candi Laras Selatan. 

Sedikitnya delapan bangunan dilaporkan terdampak, mulai dari rumah warga hingga fasilitas umum.

Satu unit rumah milik M Fauzi mengalami kerusakan hingga 80 persen. 

Selain itu, beberapa bangunan lainnya seperti milik Ali, warung milik Kai Ahim, rumah milik Abahnya Mail, Japri, serta rumah Ibu Ayuh dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga 100 persen. 

Tak hanya itu, bangunan parkiran tempat ibadah juga dilaporkan roboh total, sementara rumah milik Salamiah mengalami kerusakan pada bagian atap sekitar 40 persen.

Kepala Desa Sungai Rutas, Misrawan, saat dikonfirmasi Jumat (3/4/2026), membenarkan peristiwa angin kencang tersebut yang berdampak langsung kepada warganya. 

“Benar, kejadian itu menyebabkan sejumlah rumah warga rusak cukup parah. Untuk sementara, warga yang terdampak terpaksa mengungsi ke rumah kerabat masing-masing,” ujarnya.

Misrawan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini kami juga sudah berkoordinasi dan berupaya memohon bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Tapin untuk penanganan lebih lanjut,” tambahnya. 

Ia juga menyebutkan, kejadian dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang, sehingga menyebabkan atap rumah warga terangkat dan sejumlah bangunan roboh. 

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Tapin bersama aparat setempat masih melakukan pendataan dan penanganan di lokasi terdampak.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.