BANJARMASINPOST.CO.ID - Gugat cerai suami, kondisi Boiyen hidup tanpa Rully Anggi Akbar terekam.
Imbas menggugat cerai sang suami, kehidupan komedian Boiyen ramai menjadi sorotan publik.
Bukan tanpa alasan, keputusan komedian bernama asli Yeni Rahmawati itu membuat netizen kaget mengingat pernikahannya yang terhitung baru seumur jagung.
Gugatan cerai tersebut dilayangkan Boiyen tak lama setelah heboh sang suami terseret kasus duugaan penipuan.
Kasus tersebut berawal dari laporan oleh mantan rekan bisnis Rully yang merasa ditipu setelah menyetorkan modal investasi usaha kuliner.
Menikah pada 15 November 2025 dan kini berujung gugatan cerai, Boiyen dan Rully belum sempat dikaruniai buah hati dari pernikahan tersebut.
Sudah tak lagi tinggal bersama, Boiyen kini melanjutkan kehidupannya tanpa Rully.
Saat ditemui awak media dan disinggung soal perceraiannya, Boiyen pun memilih untuk menghindar dan tak menanggapi lebih lanjut.
Boiyen hanya memastikan dirinya saat ini lebih merasa bahagia dan menikamati jalan kehidupannya ke depan.
"Happy dong, enjoy," kata Boiyen, dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (3/4/2026).
Baca juga: Kehidupan Ammar Zoni Sebelum Jadi Pesinetron Terbongkar di Ruang Sidang, Pernah Hidup di Jalanan
Kini Boiyen rupanya memilih untuk terus fokus pada pekerjaannya di dunia entertaintmen.
Namun di tengah kesibukannya, Boiyen juga menyisakan waktunya untuk menyenangkan diri sendiri dengan merawat diri dan jalan-jalan.
"Kita semua kan harus punya me time, punya waktu untuk diri kita sendiri."
"Ya mau ngapain lagi, kita dapat kerja, ya me time juga, salah satunya nonton film, perawatan, jalan-jalan," ungkapnya.
Sebelumnya, Boiyen membagikan cerita perjalanan cintanya dengan sang suami.
Boiyen mengatakan kisah asmaranya dengan Rully alias Ezel penuh perjuangan.
"Sebenarnya mah orang lihatnya enak aja ya. Semua sama, namanya perjuangan ya. Beh, sabar-sabar kita, hmm," kata Boiyen.
Suami Boiyen, Ezel lantas mengatakan kisah cintanya dengan sang komedian sudah terjalin selama 2 tahun.
Namun, keduanya memilih menutup rapat hubungan asmara mereka di depan publik.
"Sebenarnya sudah dua tahun, cuma memang sedikit tertutup," jelas Ezel.
Boiyen pun tak menyangka hubungannya dengan sang kekasih bakal naik ke pelaminan.
"Tadinya dipikir cuma (pacaran), eh lama-lama dianya ngajak serius. Ya sudah," timpal Boiyen.
Dikatakan Ezel, ia sudah lama mengenal Boiyen.
Namun, kedekatan mereka baru terjalin di tahun 2023.
Ezel mengaku awalnya ia mengajak Boiyen untuk pergi bersama.
Sejak saat itulah, Ezel menyadari bahwa sang komedian memiliki banyak penggemar.
"Awal, sebenarnya kami udah lama kenal. Cuma baru ketemu lagi itu 2023 kayaknya ya. Kan saya lumayan enggak aktif dulu di media sosial, 3-4 tahun."
"Terus saya ajak ketemu, kita ngopi. Ternyata pas ketemu, pulang, kan turun, kok banyak orang yang terkenal. Saya kira ya komedian aja," beber suami Boiyen itu.
Bahkan, Boiyen berkelakar sang kekasih saat itu diminta oleh penggemarnya untuk mengambil foto.
"Dia disuruh motoin sama fans saya. "Haha rasain lu, jalan ama gue, gitu"," kelakar Boiyen.
Kisah asmara Boiyen dan pria yang disebut memiliki profesi sebagai dosen itu pun disebut tak mudah.
Boiyen dan Ezel menjalani hubungan asmara yang terpisah jarak jauh.
Sang komedian diketahui tinggal menetap di Jakarta, sementara Ezel bekerja sebagai tenaga pendidik di sebuah kampus di Yogyakarta.
Karenanya, Ezel dan Boiyen mengaku kerap bergantian pergi ke luar kota agar bisa bertemu.
"Kami tuh kemarin bagi waktunya gantian. Kalau saya yang bisa ke Jakarta, saya ke Jakarta."
"Kalau dia yang bisa ke Jogja, dia ke Jogja. Jadi kemarin tuh mondar-mandir Jogja-Jakarta," jelas Ezel.
Kuasa hukum komedian Yeni Rahmawati atau Boiyen, Anselmus, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membuka detail proses hukum perceraian kliennya dengan Rully Anggi Akbar hingga adanya putusan dari pengadilan.
Hal tersebut disampaikan Anselmus saat ditemui awak media usai sidang di Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang.
Ia menyebut, pada agenda persidangan hari ini pihak tergugat tidak hadir, sehingga proses belum masuk ke tahap pembahasan pokok perkara.
Menurutnya, perkara perceraian merupakan ranah pribadi dan tidak seluruh prosesnya pantas untuk disampaikan ke ruang publik.
Ia pun meminta semua pihak, termasuk media, untuk menghormati privasi kedua belah pihak yang sedang berperkara.
“Ini kan ranah privasi orang, ranah sangat pribadi sebenarnya. Jadi kita harus saling menghormati, baik penggugat maupun tergugat,” katanya.
Saat ditanya apakah penutupan informasi tersebut akan berlangsung hingga putusan, Anselmus membenarkan hal tersebut.
Ia menegaskan tidak akan memberikan keterangan lebih jauh terkait proses mediasi, agenda lanjutan, maupun alasan absennya Boiyen dalam persidangan.
“Ya pastinya sampai putusan nanti,” tegasnya.
Meski enggan membeberkan detail perkara, Anselmus hanya meminta doa agar kondisi Boiyen tetap sehat selama menjalani proses hukum yang sedang berjalan.
“Untuk Mbak Boiyen, kita mohon doanya saja supaya Mbak Boiyen sehat selalu,” pungkasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)