Bursa Sekda Kota Yogyakarta Dibuka untuk ASN Seluruh Indonesia, Tidak Sebatas Pejabat Pemkot
Joko Widiyarso April 03, 2026 02:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bursa kandidat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta mulai menunjukkan titik terang seiring dibukanya masa pengumuman sekaligus pendaftaran.

​Menariknya, seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama ini tidak hanya menjadi panggung bagi pejabat internal di lingkungan Pemkot Yogyakarta saja, tapi terbuka lebar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh Indonesia.

​Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Yogyakarta, Sarwanto, mengungkapkan masa pengumuman dan pendaftaran berlangsung hingga 9 April 2024 mendatang.

Sebagai informasi, sembari menunggu terisinya pos definitif, Sekretariat Daerah (Setda) Kota Yogyakarta kini dipimpin oleh Penjabat (Pj) Sekda Dedi Budiono.

​"Ini terbuka untuk seluruh ASN di seluruh Indonesia. Tidak hanya DIY, tapi nasional. Jadi, (pejabat) kementerian bisa, dari Pemda lain baik provinsi, kabupaten, maupun kota juga dipersilakan," ujarnya, Jumat (3/4/26).

​Sampai sejauh ini, Sarwanto menyampaikan, sudah ada beberapa pejabat, khususnya di lingkungan Pemkot Yogyakarta, yang mulai menunjukkan ketertarikan. 

Meski belum ada berkas resmi yang masuk secara final, sejumlah ASN terpantau sudah melakukan konsultasi ke BKPSDM terkait persyaratan yang harus dipenuhi.

"Nah, itu sudah ada beberapa lah, yang mulai tanya-tanya, konsultasi, menyiapkan berkas untuk lampiran, segala macam. Jadi, ini masih berproses," ungkapnya.

​"Tapi, yang konsultasi memang baru dari internal (Pemkot Yogyakarta). Kita tunggu saja, biasanya agak akhir-akhir mendaftarnya (jelang penutupan)," urai Sarwanto.

Setelah tahapan pengumuman usai, panitia seleksi akan langsung tancap gas menggulirkan seleksi administrasi terhadap berkas-berkas yang dikumpulkan kandidat.

Adapun proses verifikasi berkas tersebut dijadwalkan berlangsung secara paralel dan ditargetkan bisa rampung pada 10 atau 11 April 2026 mendatang.

​"Setelah pengumuman, langsung seleksi administrasi. Jadi, sebenarnya ini kita sudah sambil pararel, untuk mulai seleksi administrasi," terangnya.

Pesan Wali Kota​

Disinggung mengenai kriteria khusus yang diinginkan oleh pimpinan daerah, Sarwanto pun membeberkan pesan dari Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo. 

Selain harus memenuhi ketentuan normatif sesuai regulasi yang berlaku, sosok Sekda terpilih diharapkan memiliki kapasitas intelektual dan manajerial yang mumpuni.

"Ya, sesuai dengan aturan saja, sesuai ketentuan yang ada. Tapi, beliau pernah ngendika, 'Sekda kudu lebih pinter seko Wali Kota'. Kira-kira seperti itu," tandasnya.

Benar saja, sebelumnya, Hasto Wardoyo, menegaskan, bahwa pihaknya menginginkan figur Sekda yang tak hanya cakap menjalankan tugas administratif, tapi juga mampu memberikan warna baru bagi pemerintahan.

Mantan Kepala BKKBN RI itu membayangkan, betapa efektifnya roda pemerintahan jikalau memiliki Sekda yang proaktif dengan visi tajam tanpa harus selalu menunggu instruksi pimpinan.

​"Saya berharap Sekda mendatang mempunyai kapasitas pemikiran untuk hal-hal tersebut. Harapan saya, Sekda yang terpilih nanti bahkan memiliki kapasitas melebihi saya," tegasnya.

​"Jadi, Sekda sudah bisa berjalan sendiri tanpa harus terus didikte. Dengan begitu, cita-cita menjadikan Yogya sebagai center of excellence dan center of referral dapat terwujud," imbuh Hasto. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.