TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan Riau mulai terkendali pada Jumat (3/4/2026).
Operasi pemadaman yang dilakukan tim gabungan dua pekan terakhir tampak membuahkan hasil.
Si jago merah sudah dapat dikuasai dan dipadamkan. Namun asap tebal masih terlihat di lokasi Karhutla meski api tidak terdeteksi lagi.
"Hari ini dilanjutkan pendinginan di Desa Gambut Mutiara. Alhamdulillah api sudah terkendali. Sekarang fokus menghilangkan asap," tutur Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan M.Si kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (3/4/2026).
Ia menyebutkan, asap berasal dari lahan bekas terbakar. Tanah gambut yang sempat dibelenggu Karhutla menyisakan tunggul kayu yang memiliki bara. Saat tertimpa angin, asap muncul dari beberapa titik dan membumbung tinggi.
Adapun tim yang terlibat pemadaman dan pendinginan yakni TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan warga setempat. Kemudian dibantu Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dari beberapa perusahaan yang beroperasi di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) Karhutla.
"Semua personil difokuskan ke sana, karena titik api tinggal di lokasi itu saat ini," papar Zulfan.
Baca juga: Pemkab Pelalawan Berpotensi Menunda Pilkades Serentak 2026 Akibat Defisit Anggaran
Dikatakannya, hujan sempat turun di areal yang sedang dilalap api sehari sebelumnya. Namun lantaran intensitasnya cukup rendah dan hanya gerimis, alhasil tidak terlalu berpengaruh.
(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)