40 Personel Gegana Brimob Polda Sultra Sterilisasi 15 Gereja di Kendari Saat Misa Jumat Agung 2026
Amelda Devi Indriyani April 03, 2026 04:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak 40 personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) sterilisasi 15 gereja di Kota Kendari, Jumat (3/4/2026).

Sterilisasi dilakukan sebelum ibadah dimulai sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan selama rangkaian perayaan Paskah umat Kristiani.

Misa Jumat Agung merupakan bagian dari peringatan Paskah yang memperingati wafatnya Yesus Kristus. 

Ibadah ini menjadi salah satu momen penting bagi umat Kristiani untuk mengenang pengorbanan Yesus sekaligus melakukan refleksi iman.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Operasional Satbrimob Polda Sultra, I Gusti Komang Sulastra, mengatakan proses sterilisasi dilakukan dengan membagi 40 personel Gegana ke dalam empat tim komposit.

Tim tersebut diterjunkan untuk menyisir sejumlah gereja yang berada di berbagai wilayah di Kota Kendari dan sekitarnya.

“Personel diturunkan untuk memastikan seluruh lokasi ibadah umat Kristiani dalam kondisi aman dan bebas dari potensi ancaman, baik bahan peledak maupun gangguan lainnya,” kata Komang Sulastra.

Baca juga: Polda Sultra Terima Hibah Tanah 4 Hektar, Bakal Bangun Kompi 3 Batalyon C Brimob di Onembute Konawe

Ia menyampaikan, gereja yang disterilisasi tersebar di beberapa wilayah, di antaranya Baruga, Mandonga, Kemaraya, Kandai, Abeli, Poasia.

Hingga kawasan Ranomeeto dan Konda di Kabupaten Konawe Selatan.

Dalam pelaksanaan tugas, personel dilengkapi berbagai peralatan khusus, seperti alat penjinak bom (jibom).

Perlengkapan penanganan terorisme, perangkat deteksi kimia, biologi, dan radioaktif (KBR), serta kendaraan operasional pendukung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh gereja yang disterilisasi dinyatakan aman dan tidak ditemukan benda mencurigakan maupun indikasi ancaman berbahaya.

Ia pun berharap kegiatan ibadah dapat berjalan dengan aman dan lancar, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar,” jelasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.