TRIBUNMANADO.CO.ID - Di tengah ancaman krisis energi global, masyarakat diimbau mulai mengubah kebiasaan sehari-hari dengan lebih bijak dalam menggunakan BBM, listrik, dan gas elpiji.
Kementerian ESDM pun membagikan sejumlah langkah sederhana namun efektif, mulai dari beralih ke transportasi umum hingga menghemat penggunaan listrik di rumah, demi menjaga ketahanan energi sekaligus mengurangi beban lingkungan.
Melansir Kompas.com, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membagikan tips cara menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM), listrik, dan gas elpiji.
Baca juga: BMKG Kembali Melaporkan Adanya Gempa Bumi 3,8 di Laut Malut yang Berbatasan dengan Sulawesi Utara
Seperti diketahui, dunia tengah terancam adanya krisis energi akibat konflik di Timur Tengah.
"Hemat energi adalah tanggung jawab bersama. Bersama, kita wujudkan lingkungan yang minim polusi dan ramah bagi generasi selanjutnya," jelas akun resmi Instagram @itjen.kesdm, dikutip Jumat (3/4/2026).
Ada beberapa tips yang dibagikannya, berikut penjelasannya.
Kendaraan pribadi hanya diperbolehkan mengisi ulang BBM subsidi 50 liter dalam sehari.
Sementara, angkutan umum diperbolehkan mengisi lebih dari 50 liter.
"Untuk (pembelian BBM) 50 liter tadi, itu untuk yang bermobil. Itu tidak berlaku untuk angkutan truk atau bis karena harus lebih banyak," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers secara daring dari Seoul, Korea Selatan, Selasa (31/3/2026).
Tips hemat BBM
Gunakan transportasi umum
Hemat gas elpiji
Selain hemat BBM dan gas elpiji, ada penggunaan listrik agar lebih efisien.
Hemat listrik
Nah, itu dia tips menghemat penggunaan BBM, listrik, dan gas elpiji, semoga bermanfaat.
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini