TRIBUNNEWS.COM - Megawati Hangestri Pertiwi menjadi pevoli lokal kebanggan Indonesia yang terus menjadi sorotan pada Final Four Proliga 2026.
Terbaru, Kamis (2/4) malam WIB, Megawati menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu spiker putri terbaik di Proliga 2026, meski gagal menghindarkan timnya, Jakarta Pertamina Enduro dari kekalahan.
Tersaji di GOR Jawa Pos Arena, Surabaya, Jawa Timur, Jakarta Pertamina Enduro takluk dari Jakarta Electric PLN pada kedudukan 2-3 (25-15, 22-25, 23-25, 25-21, 11-15).
Kekalahan ini menyakitkan bagi Jakarta Pertamina Enduro, khususnya Megawati, mengingat mereka memulai laga dengan sangat baik. Tetapi sang juara bertahan gagal menjaga momentum yang berujung menjadi korban comeback kemenangan Electric PLN.
Dalam laga ini, Megawati memang bukan pencetak poin terbanyak.
Adalah rekan setimnya asal Rusia, Irina Voronkova, menjadi penyubang angka terbanyak, mencapai 33, disusul outside hitter andalan Jakarta Electric PLN, Neriman Ozsoy (Turki), dengan raihan 28 poin.
Megawati Hangestri membukukan 22 poin, atau berada di urutan keempat.
Top Skor Laga Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN
Baca juga: Asmara Beda Negara di Proliga 2026, Dari Liburan ke Bali hingga Nonton IBL Mewarnai Cerita
Jika membahas perolehan poin sejak fase reguler yang digelar awal Januari lalu di Pontianak, Kalimantan Barat, sektor putri menempatkan Neriman Ozsoy sebagai penyumbang angka terbanyak.
Mantan penggawa Jakarta Popsivo Polwan, sepanjang fase reguler 1-2, total mengemas 280 poin. Dengan tambahan angka yang diraihnya saat mengalahkan Pertamina Enduro, Neriman total mengumpulkan 308 angka.
Sementara Wilma Salas, hingga detik ini sudah mengumpulkan 224 poin.
Bagaimana dengan Kara Bajema dan Irina Voronkova? Keduanya tak bisa disandingkan dalam pacuan top skor Proliga 2026, jika dihitung sejak fase reguler.
Alasannya jelas, Irina dan Kara baru bergabung pada babak Final Four Proliga 2026. Meski pada realitanya, kedua pevoli ini pernah bermain di Proliga, masing-masing bersama Popsivo Polwan (2025) dan Jakarta BIN (2024).
Lain cerita dengan Megawati Hangestri Pertiwi.
Pevoli asal Jember, Jawa Timur tersebut, pada fase reguler 1-2 sukses mengumpulkan 177 poin bagi Jakarta Pertamina Enduro.
Aplaus layak diberikan untuk Megawati. Hal ini merujuk kepada data, bahwa istri Dio Novandra Wibawa ini menjadi satu=-satunya pevoli lokal yang berada di daftar 10 besar top skor Proliga 2026 fase reguler.
Jika dijumlah dari fase reguler hingga Final Four, di Proliga 2026, Megawati sudah mengumpulkan 199 poin. Artinya, dia hanya membutuhkan satu smes untuk bisa mencetak 200 angka pertamanya pada Proliga tahun ini.
Peluangnya untuk mencapai 200 poin, atau bahkan lebih, dapat terealisasi saat Jakarta Pertamina Enduro melakoni laga kedua Final Four seri Surabaya.
Tim Megawati wajib bangkit di laga kedua yang masih berlangsung di Jawa Timur. Tepatnya Sabtu (4/4) malam WIB, Jakarta Pertamina Enduro harus menghadapi finalis tahun lalu, Jakarta Popsivo Polwan.
Jika menang, asa untuk menggapai laga grand final dan mempertahankan gelar juara semakin terbuka. Namun jika sebaliknya, Jakarta Pertamina Enduro wajib sapu bersih sisa pertandingan di seri Solo dan Semarang.
Sebagai pengingat, Jakarta Popsivo Polwan adalah tim yang dikalahkan Pertamina Enduro pada Grand Final Proliga 2025 lewat kedudukan 3-0 di Yogyakarta.
Terlepas dari itu, Megawati secara performa di laga pertama Final Four tahun ini, sangat memuaskan.
Bukan hanya menyoroti dari segi penyerangan dan jumlah poin, namun perannya dalam permainan.
Megawati yang namanya terus menggema di Liga Voli Korea berkat performa apik bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks, bukan sekadar 'mesin poin'.
Kini, dia memiliki kemampuan reading the game yang bagus. Dalam beberapa kesempatan, Megatron, julukannya, melakukan dig dan defend sama baiknya, yang membantu Jakarta Pertamina Enduro menghasilkan reset attack.
Atribut kelengkapan inilah yang diharapkan terus terasah bagi Megawati, yang pada Proliga 2026 memiliki tugas untuk membawa Jakarta Pertamina Enduro back to back gelar juara di Proliga 2026.
(Tribunnews.com/Giri)