- Militer Israel (IDF) merilis rekaman yang memperlihatkan operasi darat di Lebanon selatan, bersamaan dengan serangan berkelanjutan terhadap target yang disebut terkait Hizbullah pada Jumat (3/4/2026).
Melalui video tersebut, pasukan Israel terlihat melepaskan tembakan dan menyerbu sebuah bangunan di wilayah Lebanon selatan.
Sementara itu, rekaman udara memperlihatkan ledakan besar disertai kepulan asap tebal usai serangan terhadap target yang diklaim sebagai milik Hizbullah.
Meski demikian, waktu dan lokasi pasti dari rekaman tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Dalam keterangannya, IDF menyebut telah menewaskan sekira 1.000 anggota Hizbullah dan menyerang sekira 3.500 target di Lebanon dalam satu bulan terakhir.
Operasi darat disebut dipimpin oleh sejumlah divisi, termasuk Divisi 91, 146, 36, dan 162, yang menjalankan misi terfokus di Lebanon selatan dengan berbagai operasi yang ditargetkan.
IDF menjelaskan bahwa serangan tersebut difokuskan pada infrastruktur militer, fasilitas penyimpanan senjata, lokasi peluncuran, serta pusat komando dan kendali Hizbullah.
Pada Jumat (3/4/2026), IDF juga mengumumkan rencana pembentukan zona keamanan permanen di Lebanon selatan.
Rencana tersebut mencakup pembongkaran desa-desa di dekat perbatasan serta pembangunan posisi militer beberapa kilometer ke dalam wilayah Lebanon.
Eskalasi konflik ini berdampak besar terhadap warga sipil.
Sekitar 1,2 juta orang dilaporkan mengungsi dalam empat pekan terakhir, atau setara dengan sekitar 20 persen populasi Lebanon.
Program: Tribunnews Update
Host: Thalia Iza
Editor Video: Dedhi Ajib Ramadhani
Uploader: bagus gema praditiya sukirman