TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES – Akses transportasi yang menghubungkan antar-pedukuhan di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, terputus total setelah jembatan utama di wilayah tersebut ambruk tergerus longsor, Jumat (3/4/2026) sore.
Peristiwa ini mengakibatkan warga di dua pedukuhan kini dalam kondisi terisolir.
Detik-detik runtuhnya jembatan yang menghubungkan Dukuh Luwung dan Dukuh Kumambang tersebut sempat terekam kamera ponsel warga sekitar pukul 14.55 WIB.
Dalam rekaman tersebut, terlihat struktur bangunan jembatan tak kuat menahan gerusan tanah di bawahnya hingga ambrol ke dasar sungai.
Warga Terisolir dan Jalur Alternatif Sulit
Kepala Desa Cilibur, Nurrohman, mengonfirmasi bahwa amblasnya jembatan tersebut memutus urat nadi aktivitas warga.
Akibatnya, masyarakat kini terpaksa menggunakan jalur alternatif yang memiliki jarak tempuh jauh lebih panjang dengan medan yang sulit dilalui.
Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Jalan ke Dieng Sempat Terendam dan Macet akibat Luapan Sungai di Wonosobo
"Peristiwa terjadi menjelang sore. Saat ini kami masih melakukan pendataan dampak di lapangan dan terus berkoordinasi dengan pihak Kecamatan serta BPBD Brebes untuk langkah penanganan awal," ujar Nurrohman saat dihubungi.
Ancaman Ekonomi Desa
Ambruknya jembatan ini memicu kekhawatiran serius terkait stabilitas ekonomi di Desa Cilibur.
Selama ini, jembatan tersebut merupakan jalur vital bagi distribusi hasil bumi dan pemenuhan kebutuhan pokok warga antar-dukuh.
Kades Nurrohman menyebut, jika penanganan tidak segera dilakukan, kondisi ini akan menekan aktivitas ekonomi desa secara signifikan.
Biaya transportasi dipastikan membengkak karena jarak tempuh yang menjauh, sementara kelancaran distribusi logistik menjadi terhambat. (Pet)