BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Insiden tak mengenakkan dialami rombongan Persiku Kudus jelang laga kontra Barito Putera. Bus yang membawa para pemain tim tamu dilaporkan menjadi sasaran pelemparan telur saat tiba di Banjarmasin, Sabtu (28/3/2026).
Peristiwa tersebut berbuntut panjang. Manajemen Barito Putera akhirnya menerima teguran sekaligus sanksi dari PSSI. Hal itu diketahui dari unggahan resmi akun media sosial klub, Jumat (3/4/2026) sebelum pasukan Laskar Antasari terbang ke Semarang.
Dalam postingan tersebut, Barito Putera menyampaikan pesan tegas kepada suporternya dengan judul mencolok “Berpikir Sebelum Bertindak, Stop Merugikan,"
Manajemen menyebut, sanksi dijatuhkan menyusul sejumlah tindakan yang dinilai melanggar saat pertandingan Barito Putera vs Persiku Kudus pada 29 Maret 2026.
Beberapa di antaranya adalah pelemparan telur ke arah bus tim tamu, penyalaan petasan di area hotel tim hingga munculnya spanduk bernada provokatif.
“Akibatnya, klub kebanggaan kita harus menerima sanksi denda sebesar Rp 40.000.000,” tulis manajemen dalam pernyataannya.
Barito Putera juga mengimbau para suporter untuk tidak mengulangi tindakan serupa. Dukungan diharapkan diberikan secara positif demi menjaga nama baik tim.
“Jangan sampai terulang, dukung dengan cara yang positif. Tunjukkan bahwa kita suporter yang dewasa dan berkelas demi harga diri dan nama baik tim kebanggaan kita,” lanjutnya.
Sebelumnya, insiden pelemparan telur terhadap bus Persiku Kudus sempat viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat kendaraan yang ditumpangi pemain diduga terkena lemparan oleh oknum tak dikenal.
Hingga kini, belum ada kepastian terkait lokasi pasti kejadian maupun tindak lanjut dari insiden tersebut.
Peristiwa itu terjadi menjelang pertandingan lanjutan Liga 2 musim 2025/2026 antara Persiku Kudus dan Barito Putera yang digelar di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (29/3/2026) pukul 16.30 Wita.
Tak hanya itu, suasana di sekitar stadion juga memanas. Sejumlah spanduk bernada tekanan psikologis (psywar) terlihat terpasang di pagar area stadion.
Tulisan seperti “Jangan Mimpi Curi Poin” hingga “Persiku Is A Total Shitshow” menjadi sorotan.
Setelah pertandingan berlangsung, Barito Putera gagal meraih poin penuh di kandang usai ditahan imbang 1-1 oleh Persiku Kudus.
Di sisi lain, Persiku Kudus mengaku bersyukur mampu mencuri satu poin dari markas Barito Putera. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)