Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG- Thom Haye tak permasalahkan jika saat tandang harus menempuh perjalanan darat ke Jakarta sebelum terbang menggunakan pesawat ke kota tujuan.
Namun, pemain diaspora yang dimiliki Persib Bandung ini tak memungkiri, jika ada penerbangan langsung dari Bandung akan lebih baik, terutama untuk recovery.
Thom Haye mengatakan, sejujurnya baginya perjalanan ini (menempuh jalur darat menuju Jakarta sebelum terbang) tidak apa-apa karena timnya juga berangkat dua hari sebelum pertandingan.
"Bagi kami, itu tidak terlalu sulit karena melakukan perjalanan ke Jakarta dan dari sana kami terbang, jadi tidak masalah. Tapi terkadang terasa berat, seperti di awal musim, saat kami juga bermain di AFC Champions League Two," ujar Thom Haye setelah berlatih di Stadion GBLA.
Jadi, kata Thom, jadwalnya sangat padat dan terkadang timnya tidak punya waktu untuk pemulihan, dan harus melakukan perjalanan lagi, itu lebih berat.
"Tetapi saya pikir sekarang untuk sembilan pertandingan berikutnya, kami sudah sangat terbiasa bermain banyak pertandingan. Kami terbiasa dengan perjalanannya, jadi tidak apa-apa dan tidak masalah," kata Thom.
Saat disinggung Jika Persib bisa terbang langsung ke kota tujuan dari Bandung, Thom mengatakan, itu akan sangat membantu tentu saja.
"Karena untuk pemulihan, saat kamu harus kembali (pulang), semakin banyak kamu melakukan perjalanan, semakin sulit untuk pulih. Dan kadang ketika berangkat ke pertandingan, tapi itu juga tergantung kepada jadwal," kata Thom.
Menurut Thom, jika timnya punya satu pertandingan seminggu satu laga, maka perjalanannya tidak masalah.
"Mungkin terkadang jika jadwal lebih padat, akan menyenangkan jika bisa terbang langsung dari sini (Bandung). Tapi, ya, seperti yang saya katakan, untuk saat ini hingga akhir musim, saya rasa itu bukan masalah," ucapnya.
Sementara itu, Di setiap laga tandang yang menggunakan jalur udara, Persib Bandung harus menempuh jalur darat yang cukup menguras waktu dan tenaga untuk pergi ke bandara.
Sebab Penerbangan domestik di Bandara Husen Sastranegara Kota Bandung, sudah beberapa tahun ditutup, sehingga Persib Bandung harus berangkat melalui Bandara yang ada di Jakarta.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, tak memungkiri perjalanan menuju Bandara sebelum terbang sedikit menyulitkan timnya.
"Sedikit lebih sulit, tapi sekarang karena kita punya Whoosh (Kereta Cepat), itu jadi lebih mudah karena kita naik Whoosh lalu terbang dari Halim (Jakarta)," ujar Bojan Hodak setelah melatih anak asuhnya.
Sebelum ada Whoosh tentunya tim Maung Bandung harus menggunakan bus atau mobil dengan waktu tempuh sekitar tiga jam.
"Jadi tidak apa-apa, mungkin lebih baik daripada harus tiga jam di dalam bus. Dengan begini (menggunakan Whoosh) waktunya jauh lebih singkat," kata Bojan.
Sebab memang dengan menggunakan Whoosh, waktu tempuh lebih singkat, hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit.
Saat disinggung jika Persib bisa terbang langsung dari Bandung, Bojan mengatakan, itu selalu menjadi keuntungan.
"Waktu perjalanan yang lebih singkat selalu lebih baik," ucapnya.
Begitu juga kali ini, saat Persib tandang ke Markas Semen Padang, tim Maung Bandung menggunakan Whoosh terlebih dahulu, sebelum terbang ke Padang.
Tanding setelah jeda panjang
Persib Bandung tandang ke markas Semen Padang pada Super League Indonesia 2025/2026, Minggu (5/4/2026) setelah jeda lebaran yang cukup panjang.
Sebelum jeda, Persib Bandung berada dalam tren positif, di laga terakhirnya, bisa mendapat satu poin di kandang Borneo FC karena laga berakhir 1-1.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, tak menampik jika setelah jeda, penampilan timnya kerap tak terlalu bagus.
"Sejujurnya, biasanya kalau setelah masa jeda, pada pertandingan pertama itu kami tidak bermain terlalu bagus," ujar Bojan, setelah melatih anak asuhnya di Stadion GBLA, Kota Bandung.
Walau demikian, Bojan tak menghiraukan bagaiman caranya bermain untuk menghadapi Semen Padang.
"Saya tidak peduli bagaimana cara kami bermain, saya hanya berharap hasilnya akan bagus," kata Bojan.
Baca juga: Julio Cesar: Persib Bandung Lawan Seman Padang Seperti Final Sesungguhnya, Harus Dapatkan Poin Penuh
Tentunya, yang paling penting dalam sepak bola merupakan hasil akhir karena yang dihitung adalah gol bukan keindahan dalam bermain di lapangan.
Di sisi lain dalam laga tersebut dua pemain Persib, Patricio Matricardi dan Prans Putros dipastikan absen karena terkena akumulasi kartu kuning.
Namun, kini Julio Cesar yang sebelumnya absen karena cedera, sudah pulih dan siap tampil untuk menghadapi Semen Padang.
"Tanpa Pato (Matricardi) dan Putros, mereka terkena sanksi (akumulasi) kartu kuning. Tapi Lucho sudah kembali, Julio sudah kembali. Jadi saya pikir kami punya 23 sampai 25 pemain, jadi setiap orang harus bekerja keras untuk gajinya," ucapnya.