Renungan Pemuda Kristen, Markus 15:11-13, Dihasut dan Terhasut
Chintya Rantung April 04, 2026 03:32 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan pemuda kristen.

Pembacaan alkitab terdapat pada Markus 15:11-13.

Tema perenungan adalah Dihasut dan Terhasut.

Khotbah:

Sobat Obor, Pengadilan  yang  dialami  Yesus berlangsung sangat  cepat,  tidak adil dan penuh dengan persekongkolan 
Bagaimana tidak  berpikir seperti  itu;  malam  hari Yesus ditangkap, pagi besoknya diadili, dihukum mati dengan cara disalib, dan hari itu juga langsung dieksekusi. Waktunya tidak sampai 24 jam.

Waktu Yesus dihukum mati juga bertepatan dengan hari besar orang yahudi. 

Yerusalem penuh sesak dengan manusia yang datang dari berbagai tempat untuk merayakan paskah.

Ditengah banyaknya keramaian di Yerusalem, terdapat keramaian yang menarik perhatian, yaitu; Pengadilan dan eksekusi penyaliban Yesus. 

Bacaan kita saat ini memperlihatkan imam-imam kepala menghasut orang banyak untuk meminta Barabas yang dibebaskan bagi mereka dan disatu sisi Yesus yang harus dihukum mati.

Yesus dituduh sebagai raja orang Yahudi, sehingga dianggap pemberontak dan pantas untuk dihukum mati. 

Hal yang menarik dari situasi ini ialah, menghasut dan terhasut. Siapa yang menghasut? Imam-imam kepala.

Mereka bukan orang sembarangan. Kedudukan mereka tinggi. Mereka pemimpin dan sangat dihormati. 

Perkataan mereka didengar dan dituruti. Merekalah yang menghasut orang banyak yang berkumpul saat itu agar Barabas bebas dan Yesus disalibkan. 

Siapa yang dihasut? Orang banyak. Bahkan orang yang tidak tahu apa apa, bisa jadi ikut berteriak "salibkan Dia".

Aktor intelektualnya orang yang berkedudukan tinggi, dihargai dan dihormati. Mereka yang berkepentingan. 

Garda terdepan ialah orang biasa yang bisa sajä hanya dimanfaatkan dan tidak tahu apa-apa. 

Sobat obor, mengajak orang untuk melakukan sesuatu tentu tidak salah. Menjadi salah ketika kita menghasut untuk melakukan sesuatu yang merugikan orang lain.

Mari kita saling Mengajak orang untuk membangun dan bertumbuh bersama bukan untuk dimanfaatkan supaya kepentingar kita tercapai.

Berikut sebagai orang muda jangan mudah terhasui Ajakan yang didengar jangan diterima mentah, Proses dulu dalam pikira kemudian ambil keputusan. Jika ajakan itu baik dan membangun, turu Jika itu tidak merugikan. Bijaklah menjalani masa muda. Amin.

Sumber: Obor edisi Maret 2026

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.