Mengenal Ruang Rekam Diri The Hallway Space: Tempat Curhat Lewat Visual dalam Ilusi Dua Dimensi
Muhamad Syarif Abdussalam April 05, 2026 09:28 AM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bayangkan sebuah ruangan di mana meja, kursi, tanaman, dan hiasan dinding semuanya tampak seperti digambar di komik. 

Garis hitam tebal menghiasi latar putih, menciptakan ilusi dua dimensi yang unik. 

Inilah ruang Jejak Kesadaran Aku Hari Ini, inisiatif komunitas Pensil dan Kertas di The Hallway Space Bandung, tempat setiap orang bisa menuangkan perasaan hari ini lewat gambar, tanpa harus jago menggambar.

Syahru, Support Technis komunitas Pensil dan Kertas, menjelaskan konsep ruang ini sambil menunjuk berbagai sudut ruangan. 

“Di sini, siapa saja bisa berkreasi. Tidak perlu jago menggambar, tidak ada karya yang salah. Yang penting mengekspresikan diri,” ujarnya, saat ditemui Tribunjabar.id, Sabtu (4/4/2026). 

Bertajuk 'Rekam Diri', merupakan pameran partisipatif yang berlangsung sepanjang tahun. 

Dikatakannya, setiap pengunjung diajak menyalurkan perasaan mereka hari ini melalui media gambar sederhana. 

"Instruksi utama yang diberikan cukup reflektif, Gambarkan sesuatu yang mewakili perasaanmu hari ini. Hasil karya kemudian dimasukkan ke kotak kontribusi, dan akan dipamerkan selama tiga bulan ke depan," jelasnya. 

Pada akhir tahun, lanjut dia, seluruh karya dari fase-fase ini akan dikumpulkan dalam satu ruang besar.

Syahru menambahkan, ruang ini bukan sekadar tempat menggambar, tapi juga wadah untuk eksplorasi diri. 

“Teman-teman bisa datang untuk mengeksplor diri sendiri, pengembangan kreativitas, atau sekadar menyalurkan perasaan. Bisa lewat gambar, musik, atau bentuk ekspresi lain. Dari situ, potensi positif bisa muncul, bahkan sampai pemberdayaan diri,” jelasnya.

Kertas kosong dan alat gambar sudah tersedia. Pengunjung hanya perlu datang, ambil kertas, dan mulai menggambar tentang kondisi atau perasaan mereka hari ini.

Sejak dibuka sekitar satu bulan lalu, antusiasme pengunjung cukup tinggi. 

“Alhamdulillah, sudah ada beberapa teman yang datang untuk berkreasi, baik dari komunitas maupun masyarakat umum. Beberapa pengunjung juga penasaran dan ingin mencoba ruang kreasi ini,” kata Syahru.

Rekam Diri lahir dari keinginan menghadirkan ruang seni yang inklusif dan partisipatif, di mana setiap orang tanpa latar belakang seni memiliki kesempatan yang sama untuk mengekspresikan diri. Selain menjadi catatan pribadi, kegiatan ini juga membantu pengunjung merekam pengalaman batin, kesadaran diri, kejujuran, dan rasa bahagia.

Bagi siapa pun yang ingin menyalurkan perasaan atau sekadar ingin bereksperimen dengan seni, Rekam Diri menanti di The Hallway Space Bandung. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.