Jembatan Kendawi di Dabun Gelang Gayo Lues Masih Putus Total Pascabanjir Bandang
Mawaddatul Husna April 05, 2026 04:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Rasidan | Gayo Lues 

TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Jembatan Kendawi di Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues masih putus total pascaditerjang banjir bandang akhir November 2025.

Sehingga warga terpaksa harus melintas melalui jalan alternatif lain yang jarak tempuhnya sangat jauh yakni melalui Desa Badak jalan Blangkejeren-Pining.

"Warga berharap, agar jembatan penghubung menuju Desa Kendawi dan desa lainnya di kecamatan Dabun Gelang yang putus total itu segera dibangun kembali," sebut Sulaiman, seorang warga setempat.

Diketahui, saat terjadi banjir bandang selain jembatan putus total, sejumlah bangunan atau gedung milik SDN Kendawi dan SMPN Satu Atap Kendawi juga hanyut dibawa banjir bandang.

Amatan TribunGayo.com, Sabtu (4/4/2026), bangunan SDN Kendawi tersebut kini sudah ditinggalkan.

Bahkan untuk kegiatan proses belajar mengajar di sekolah itu sudah dialihkan atau dipindahkan ke bangunan baru yang berada di kawasan permukiman warga Kendawi.

Setelah sejumlah bangunan gedung lama hanyut dan bangunan lainnya rusak serta kondisinya menggantung ke arah sungai yang berada di bawah sekolah tersebut.

bangunan sekolah di dabun gelang gayo luess
BANGUNAN DIHANTAM BANJIR - Penampakan bangunan sekolah di Kendawi, Gayo Lues pascabanjir bandang akhir November 2026. (TribunGayo.com/Rasidan)

Bangunan Gedung SMPN Satu Atap Kendawi Terancam

Sementara itu, bangunan gedung SMPN Satu Atap Kendawi masih terancam, setelah bangunan perpustakaan dan gedung laboratorium serta bangunan kamar mandi hanyut diterjang banjir bandang.

Namun untuk aktivitas dan kegiatan proses belajar mengajar masih tetap berlangsung di SMPN Satu Atap Kendawi yang kini masih tersisa ada tiga ruang kelas belajar (RKB) dan satu ruang dewan guru.

"Kalau untuk kegiatan proses belajar mengajar di SDN Kendawi sudah aman dan bangunan lama kini sudah ditinggalkan pascaditerjang banjir bandang.

Namun nasib SMPN Satu Atap masih belum tahu dan masih terancam," kata sejumlah dewan guru saat ditemui TribunGayo.com di sekolah itu.

Dewan guru SMPN Satu Atap Kendawi menyebutkan, saat terjadi banjir bandang bangunan yang hanyut yakni gedung perpustakaan dan laboratorium serta bangunan MCK. (*)

Baca juga: Cuaca Gayo Lues Besok 5 April 2026, Diprediksi Alami Hujan Ringan hingga Petir

Baca juga: Pasien Ibu Hamil Ditandu Menyeberang Sungai di Gayo Lues, Ekses Jembatan Putus tak Kunjung DIbangun

Baca juga: 126 Siswa di Gayo Lues Lulus Perguruan Tinggi Negeri Melalui Jalur SNBP

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.