TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -- Angin kencang menerjang Desa Banumas, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur, pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Peristiwa yang terjadi di siang hari itu sempat membuat warga panik, meski dampaknya tidak meluas.
Berdasarkan data di lapangan, satu unit rumah milik warga bernama Samsul Mu’arif di RT 001 RW 001 mengalami kerusakan ringan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material tetap dirasakan oleh pemilik rumah.
Samsul Mu’arif mengungkapkan, angin datang secara tiba-tiba disertai suara gemuruh yang cukup kencang.
Ia bersama keluarga sempat berusaha menyelamatkan diri ke bagian rumah yang lebih aman.
“Anginnya datang mendadak, kencang sekali sampai bagian atap rumah sempat terangkat. Kami langsung menyelamatkan diri, alhamdulillah tidak ada yang terluka,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).
Ia menambahkan, meski kerusakan yang dialami tidak terlalu parah, kejadian tersebut cukup membuatnya trauma. Ia berharap ada perhatian dan bantuan untuk perbaikan rumahnya.
“Kerusakannya memang tidak berat, tapi cukup mengganggu. Harapannya bisa segera diperbaiki supaya kami bisa kembali nyaman,” tambah Samsul.
Kapolsek Buay Pemuka Peliung, Iptu Jenri Simanjuntak, mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat terkait angin kencang tersebut.
“Kami menerima informasi dari warga terkait angin puting beliung yang melanda Desa Banumas. Personel langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta pendataan,” jelasnya.
Dari hasil pengecekan sementara, kata dia, kerusakan yang terjadi tergolong ringan dan hanya menimpa satu rumah warga.
“Untuk saat ini, tercatat satu rumah mengalami kerusakan ringan. Tidak ada korban jiwa dan situasi sudah kembali aman serta kondusif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Iptu Jenri juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca yang belakangan tidak menentu dan berpotensi menimbulkan bencana serupa.
“Kami mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem. Jika terjadi hal darurat, segera laporkan agar bisa cepat ditangani,” tegasnya.
Saat ini, pihak kepolisian bersama aparat setempat masih melakukan monitoring di wilayah terdampak guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan serta memastikan keamanan warga tetap terjaga.
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel