Oknum TNI Terlibat Pemukulan Pengunjung Kafe Valery Toraja Utara Diserahkan ke Denpom
Imam Wahyudi April 05, 2026 09:40 PM

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Kasus dugaan pemukulan yang melibatkan oknum aparat kepolisian dan TNI di Kafe Valery, Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, masih dalam penanganan Polres Toraja Utara.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (1/4/2026) malam tersebut sempat viral di media sosial melalui rekaman video yang memperlihatkan seorang pria menjadi korban pemukulan hingga mengalami luka.

Pihak kepolisian bersama TNI diketahui telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap kronologi serta pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

Meski demikian, hingga kini kepolisian belum membeberkan secara rinci identitas terduga pelaku maupun jumlah pasti pelaku dan korban dalam kejadian tersebut.

Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Ruxon, membenarkan bahwa korban telah melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.

“Korban sudah melapor, namun belum dapat memastikan jumlah pelaku,” ujarnya, Minggu (5/4/26).

Ia menambahkan, pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman dengan memeriksa rekaman video yang beredar serta mengumpulkan keterangan dari saksi dan korban.

Iptu Ruxon juga mengakui adanya dugaan keterlibatan oknum aparat dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, Dandim 1414 Tana Toraja, Letkol Inf Armal, membenarkan adanya keterlibatan anggota TNI dalam insiden tersebut.

Ia menyebutkan sedikitnya lima personel diduga terlibat.

Menurutnya, penanganan terhadap anggota TNI tersebut akan dilimpahkan ke Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) untuk diproses sesuai hukum yang berlaku di lingkungan militer.

Kasus ini masih terus didalami oleh pihak berwenang guna memastikan fakta-fakta yang terjadi serta menindak pihak-pihak yang terbukti terlibat.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.