Populer Sulut: Perselisihan ASN dan Pendeta di Sangihe, Jejak Karier Vicky Aristo, Selebrasi Paskah
Yeshinta Sumampouw April 06, 2026 09:22 AM

Warga Manado diimbau menghindari jalur Lapangan Sparta Tikala, Senin (16/4/2026), karena arus lalu lintas diprediksi macet.

Puluhan ribu pemuda GMIM bakal menghadiri Selebrasi Paskah 2026 sekaligus HUT ke-100 Pemuda GMIM.

Kegiatan dimulai pukul 10.00 Wita, khadim Pdt Darwin Darmawan, dengan rute dari Lapangan Sparta Tikala hingga Lapangan Sindulang Mas.

Sementara itu, kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pendeta dan istrinya di Kepulauan Sangihe juga menjadi sorotan. Perisitiwa tersebut terjadi pada Sabtu (4/4/2026).

1. Jadwal dan Rute Selebrasi Paskah Pemuda GMIM 2026 di Manado, Mulai di Lapangan Sparta Tikala

Warga Kota Manado dihimbau untuk menghindari jalur Lapangan Sparta Tikala, Senin 16 April 2026 besok.

Pasalnya, arus lalu lintas di lokasi tersebut diperkirakan akan macet imbas kegiatan Selebrasi Paskah Pemuda GMIM 2026.

Diperkirakan puluhan ribu pemuda GMIM akan memadati Lapangan Sparta Tikala untuk mengikuti hajatan akbar ini.

Biasanya, kegiatan selebrasi Paskah atau pawai selalu menimbulkan kemacetan parah.

Tahun ini, selebrasi Paskah lebih spesial karena dirangkaikan dengan HUT ke-100 Pemuda GMIM.

Kegiatan selebrasi Paskah dijadwalkan mulai pukul 10.00 Wita, dengan khadim Pdt Darwin Darmawan, Sekum MPH PGI.

Rute selebrasi dimulai dari Lapangan Sparta Tikala dan berakhir di Lapangan Sindulang Mas.

Selebrasi Paskah selalu menjadi ajang dinantikan para pemuda GMIM.

Di sini, mereka mengekspresikan iman kepada Yesus Kristus melalui berbagai aksi kreatif yang memuliakan nama Tuhan.

Bagi warga lain, kegiatan ini menjadi tontonan positif, penuh kreativitas dan semangat pemuda.

Baca selengkapnya

2. Motif ASN Warga Jemaat di Sangihe Aniaya Pendeta: Korban Tolak Ikut Kegiatan Pencarian Dana

Insiden dugaan penganiayaan terhadap seorang pendeta dan istrinya terjadi di Kampung Nagha II, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Sabtu (4/4/2026).

Korban adalah Pendeta Jems Nayoan dari Gereja Advent Hari Ketujuh bersama istrinya.

Keduanya diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan seorang warga jemaat berinisial TK, yang disebut berstatus ASN.

Peristiwa ini dipicu perbedaan pandangan soal kegiatan pencarian dana di Manado.

Pendeta Jems mengaku menolak ikut dalam kegiatan tersebut karena dianggap tidak sesuai.

“Saya mendapat tekanan karena tidak ikut kegiatan pencarian dana. Bahkan, pelaku sempat berupaya mengusir saya dari gereja,” ujar Jems.

Ia menambahkan, beberapa jemaat lain juga menolak kegiatan yang sama.

Situasi kemudian memanas hingga berujung dugaan kekerasan. Istri pendeta disebut didorong hingga terbentur lantai beton.

“Akibatnya, bagian belakang kepala istri saya mengalami pembengkakan,” jelas Jems.

Tak hanya itu, Jems juga menyebut adanya upaya pengusiran dirinya dengan cara kekerasan dari lingkungan gereja.

Korban telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Tamako.

Baca selengkapnya

3. Jejak Karier Vicky Aristo, Eks Kanit Tipidkor Polres Minahasa yang Mundur dari Polri, Jadi Barista

Nama Vicky Aristo Katiandagho kembali ramai diperbincangkan di media sosial.

Vicky viral setelah mengunggah video pengunduran dirinya di Facebook.

Banyak netizen menduga pengunduran diri ini terkait penanganan kasus dugaan korupsi yang sempat ditanganinya sebelum dimutasi dari Polres Minahasa ke Polres Talaud.

Lantas, kasus korupsi apa yang sedang ditangani Vicky? Bagaimana jejak kariernya? Dan apa pekerjaannya sekarang?

Vicky memulai karier di Polri sebagai seorang Bintara.

Selama bertugas, ia banyak mengabdi di jajaran Polda Sulawesi Utara.

Namanya mulai dikenal luas saat menjabat sebagai Kanit Tipidkor Polres Minahasa, posisi di mana ia dikenal berani mengusut kasus-kasus sensitif dengan anggaran besar.

Kasus terakhir yang ditanganinya adalah dugaan korupsi proyek pengadaan tas ramah lingkungan di Pemerintah Kabupaten Minahasa tahun anggaran 2020.

Proyek tersebut diduga merugikan negara senilai Rp2,2 miliar.

Di tengah proses penyelidikan, Vicky justru dimutasi ke Polres Kepulauan Talaud.

Keputusan ini membuatnya mantap memilih mengundurkan diri dari Polri.

Pangkat terakhir Vicky di kepolisian adalah Aipda.

Baca selengkapnya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.